Abuleke Bahlil

Abuleke Bahlil

Bahlil Lahadalia dan Hashim Djojohadukusumo menjadi pembicara pada acara Investor Daily Summit 2026 di Raffles Hotel, Jakarta.--

Mereka pun berbisik satu sama lain: "Apa itu abuleke?"

Saya juga tidak tahu. Saya ganti berbisik ke orang di sebelah saya –yang orang itu juga baru berbisik ke orang di sebelahnya. Akhirnya saya tahu arti abuleke –yang dua kali diucapkan Menko Bahlil Lahadalia saat berpidato di Investor Daily Summit 2026 di Raffles Hotel, Kuningan, Jakarta, kemarin.

"Ini penugasan saya yang pertama sebagai menteri koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi," ujar Bahlil. "Saya belum punya deputi, belum punya struktur organisasi, dan belum punya anggaran. Masih digodok," katanya.

Yang jelas, kata Bahlil, meski jabatannya dua, menteri gajinya hanya satu: sebagai menteri Energi dan Sumber Daya Alam. "Jangan ada yang bersangka gaji saya dua, yang itu memboroskan uang negara," katanya. Untuk sementara anggaran sebagai menko pun diambil dari anggaran Kementerian ESDM.

Kata ''abuleke'' diucapkan Bahlil dua kali saat menjawab banyaknya sorotan masyarakat soal ketatnya persetujuan RKAB tambang batu bara. ''Abuleke'' adalah bahasa Papua yang artinya ''ngibul''. Atau ''omong kosong''. Bahlil memang orang Fakfak yang pernah bekerja sebagai kernet angkot di sana.

Baru dari pidato Bahlil itu saya tahu: jumlah produksi batu bara di perusahaan-perusahaan besar sengaja dikurangi karena ada permintaan dari perusahaan-perusahaan kecil. Itu demi pemerataan. "Jangan hanya yang besar-besar yang semakin besar, sedang yang kecil mati," katanya.

Kalau yang kecil-kecil diberi izin sedang yang besar tidak dikurangi, produksi batu bara akan terlalu besar. Akhirnya harga batu bara di pasar internasional tidak bisa naik. "Sekarang terbukti. Harga batu bara kalori 6.000 ke atas naik sampai USD140 /ton," kata Bahlil.

Sejak akhir tahun lalu pengusaha besar tambang batu bara memang menjerit-jerit: izin produksinya disunat –ada yang sampai separo. Ada yang menyangka itu strategi Bahlil untuk bisa nego apa saja dengan pemilik tambang. Baru kemarin Bahlil membuka alasan sebenarnya.

Bahlil tidak hanya akan berhenti di situ. "Baru saja saya keluarkan peraturan baru lagi. Kontraktor tambang batubara harus melibatkan kontraktor setempat," ujar Bahlil. "Tidak bisa lagi Pak Enggar yang punya tambang besar, kontraktornya pun perusahaan Pak Enggar sendiri, bahkan pemasok makanannya juga perusahaan Pak Enggar. Itu abuleke namanya," ujar Bahlil.

Nama ''Pak Enggar'' disebut di situ hanya sebagai contoh fiksi untuk tidak menyebut nama pengusaha tambang yang sebenarnya. Enggartiasto Lukita adalah pemilik B-Universe –induk Investor Daily yang menyelenggarakan summit kemarin. Enggar orang Cirebon yang sukses jadi pengusaha besar di Jakarta –pernah jadi ketua REI Pusat, anggota DPR, ketua Nasdem, dan ketua Golkar pusat.


Dahlan Iskan bersama Menko Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia dan Executive Director B-Universe Enggartiasto Lukita di sela acara Investor Daily Summit 2026 di Raffles Hotel, Jakarta, 7 Oktober 2026.--

"Kalau mau balik ke Golkar masih diterima," ujar Bahlil yang juga ketua umum Partai Golkar. "Pak Suswono pun kalau mau balik ke Golkar pintu masih terbuka," katanya.

Siswono Yudo Husodo, 84 tahun, mantan menteri perumahan, memang duduk di barisan depan. Di situ tampak juga Hatta Rajasa, Bambang Soesatyo dan Anwar Usman yang ketiganya baru dilantik jadi pimpinan dan anggota Dewan Pertimbangan Presiden.

Saya pun bertanya kepada salah satu anggota Wantimpres itu: benarkah gaji mereka sebesar Rp76 juta/bulan. Semula saya tidak percaya gaji Wantimpres naik sedrastis itu. Kalau benar, itu keterlaluan. Ternyata dibenarkan. Itu mengacu ke gaji anggota DPR. Hanya saja untuk anggota DPR masih banyak tambahan tunjangan macam-macam lagi.

Di summit kemarin, Bahlil sebagai orang Papua, telah berhasil membuat satu kata dalam bahasa Papua menjadi menasional: abuleke.

Sepanjang summit saya menyimak isi pidato-pidato itu dengan seksama. Sekalian bernostalgia semasa jadi reporter muda. Bedanya, sekarang saya bisa sambil menilai: mana pidato yang berisi dan mana yang hanya abuleke.

Kemarin saya juga punya catatan khusus: pidato Bahlil sudah sangat berisi. Runtut. Logis. Jelas. Rupanya Bahlil tergolong orang yang fast learner. Celetukan lucunya masih ada –dan itu juga penting– tapi sudah lebih terkontrol. Ia bukan lagi golongan abuleke.

Yang tampil setelah Bahlil adalah Hashim Djojohadikusumo –adik Presiden Prabowo. Hasyim melihat ada dua sektor yang bisa membuat ''Indonesia Terang''. Pertama sektor perumahan dengan segala kaitan langsungnya. Ekonomi Tiongkok, katanya, bisa tumbuh tinggi karena berpuluh tahun lamanya sektor perumahan menyumbang pertumbuhan sampai 30 persen. "Kita baru 14 persen," ujar Hashim.

Yang kedua adalah internet. Persentase konektivitas internet terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi. "Di Korea 80 persen penduduknya tersambung internet selama 24 jam," ujar Hashim. "Kita baru 15 persen," tambahnya.

Memang, kata Hashim, ketersambungan penduduk Indonesia ke internet sudah tinggi. Tapi yang 24 jam baru 15 persen. "Dan lagi," katanya sambil mengayun-ayunkan HP, "kita umumnya tersambung internet masih lewat HP". "Itu mahal sekali," katanya.

Ternyata Hasyim melihat pentingnya "bonus demografi" dari sektor ini. Penetrasi internet di Indonesia akan tumbuh besar karena jumlah anak mudanya yang dominan. "Berarti masa depan kita terang," katanya seperti ikut membela kakaknya.

Tentu Hashim juga bicara di bidang green energi yang menjadi tugasnya sebagai utusan khusus Presiden Prabowo. Hasyim memuji Petrokimia Gresik yang punya kisah sukses dalam menjalankan carbon capture. Bukan hanya emisinya bisa dikurangi sampai 95 persen; lebih dari itu hasil tangkapan emisi tersebut punya nilai ekonomi tambahan. Bisa untuk bahan baking soda (sodium bicarbonate).

Lalu, tercapainya swasembada pangan juga memberi kabar baik untuk lingkungan hidup. "Produksi beras sudah cukup. Berarti perluasan sawah jutaan hektare tidak diperlukan lagi," ujar Hasyim. Bahkan, kata Hasyim, kita sudah ekspor beras ke Malaysia sebanyak setengah juta ton.

"Itu bisa menjawab kekhawatiran internasional bahwa Indonesia akan banyak menebang hutan untuk perluasan sawah," katanya.


Dahlan Iskan di belakang Hashim Djojohadikusumo yang dikerubungi peserta summit.--

Sebagai reporter, saya akan menyerahkan hasil liputan ini ke redaksi Disway. Suasana kebatinan saya sudah berbeda. Dulu, begitu menyerahkan hasil liputan ada ketakutan: dimarahi redaktur. Takut disuruh menulis ulang yang lebih baik. Takut disuruh wawancara lagi untuk memperkaya isi tulisan.

Kini saya menyerahkan tulisan ini ke redaksi dengan hati mantap: tidak akan dimarahi atau disuruh menulis ulang. Tulisan ini rasanya sudah bukan jenis tulisan abuleke. (Dahlan Iskan)


 

Komentar Pilihan Dahlan Iskan Edisi 8 Oktober 2026: Rocky Gerung

Liáng - βιολί ζήτα

"hanya itu"..... semoga saja. Anda mungkin tidak tahu, ada salah satu pepatah Tiongkok kuno : 負荊請罪 (fùjīng qǐngzuì), yang secara leksikal berarti "bearing thorns to plead guilty". Pepatah apakah itu ?? Pepatah 負荊請罪 (fùjīng qǐngzuì) muncul setelah terjadinya peristiwa yang sangat fenomenal, dimana perseteruan hebat antara Perdana Menteri Lìn Xiāngrú (宰相藺相如) dan Jenderal Lián Pō (大將廉頗), dari Negara Zhào pada Warring States Period (戰國時期趙國 zhànguó shíqí zhào guó) - berakhir dengan rekonsiliasi yang penuh dengan kedamaian, yang semula lawan politik menjadi kawan politik yang sejati, demi kepentingan Bangsa dan Negara. Tentu saja, kita tidak bisa menganalogikan antara Pemerintah dan Oposisi di zaman sekarang ini dengan peristiwa fenomenal zaman Tiongkok kuno tersebut..... tetapi perseteruan antar elite politik pada zaman dahulu dan sekarang sepertinya ada kemiripan. Dan..... Pak Rocky "Jenderal Lián Pō" Gerung..... mudah-mudahan menjadi wujud dari "reinkarnasi jiwa ksatria Jenderal Lián Pō yang sesungguhnya" - hanya demi Bangsa dan Negara, hanya itu.....

daeng romli

Untungnya "wantimpres = dewan pertimbangan presiden" bukan dewan pertimbangan wakil presiden yo... coba bayangkan klo RG yg bukan Profesor tapi ilmunya seperti profesor memberikan pertimbangan ke wapres Gibran yg tidak lulus SMA tapi seperti lulus SMA...opo yo gak njomplang....wakakakaka #wesngonoae

Er Gham 2

Saya tertarik dengan pandangan seorang pengamat di ig nya. Dia tulis, "Anda lebih pilih yang mana. Prabowo diberi masukan oleh Rocky Gerung. Atau oleh trio Pratikno, Qodari, dan Paman Usman. Silakan pilih".

Fauzan Samsuri

Diantara ungkapan Socrates yang paling terkenal adalah ungkapannya tentang pernikahan; "Menikahlah , jika kamu mendapatkan istri yang baik, kamu akan menjadi bahagia, jika kamu mendapatkan istri yang buruk, kamu akan menjadi filsuf". Meski ketika kita memutuskan menikah belum tentu karena ungkapan Socrates, setidaknya kita bisa membuktikan pemikiannya memang kenyataan. Bagi yang sudah membuktikan, pantaslah disebut ilmuan karena sudah mencari kebenaran lewat bukti nyata dan percobaan di lapangan, bukan sebatas filsuf yang mencari kebenaran sebatas melalui penalaran dan pemikiran.

Bahtiar HS

Ada yang menilai RG lebih negatif: debat Rocky Gerung jauh dari debat mencari kebenaran. Itu debat untuk memenangkan debat itu sendiri. Senjatanya adalah logika atau yang seolah logika. ### Saya pernah punya pengalaman ikut organisasi massa luar kampus zaman kuliah dulu. Organisasi yg sangat terkenal masa itu. Sering training kader, seminar dan demo. Sampai saya jd "pejabat" di tingkat komisariat. Pernah kami ngadakan acara diskusi. Kalau nggak salah pas Hari Ibu. Sy trmsk salah satu panelis. Wkt itu, sy angkat topik berjudul "Kembalikan Ibu ke Rumah!" Ini menanggapi maraknya kaum perempuan bekerja di luar rumah era 90an itu. Tak ayal, topik sy yg paling 'dibantai' para peserta, krn tdk sependapat dg saya. Bahkan banyakan dari peserta perempuan. Kesimpulan saya wkt itu: mereka itu debat/berargumen bukan mencari kebenaran. Tp hanya untuk memenangkan debat dg saya, spt CHD hari ini. Krn jmlnya yg kontra dg saya menguasai debat, maka pendpt sy jd spt salah. Dan mrk yg benar. Sy perhatikan di forum2 diskusi org di kesempatan lain, kesimpulan saya sama. Mrk bersilat lidah dan berargumen utk skdr memenangkan debat itu sendiri, bukan mencari kebenaran. Wkt itu akhirnya sy putuskan utk menarik diri dari org ini. Sy merasa tdk cocok di lingkungan spt ini. Hingga akhirnya sy benar2 demosioner dan tdk aktif lagi. Coba kalau sy aktif di org itu, bisa naik ke level nasional rasanya. Atau jangan2 malah jadi menteri/wamen di kabinet! (Indahnya mengkhayal di pagi yg indah)

Lagarenze 1301

Santai Sejenak. Socrates dikenal karena kebijaksanaannya. Suatu hari, seorang pria berlari mendekati filsuf besar itu. "Socrates, saya ingin memberitahu apa yang baru saja saya dengar tentang salah satu murid Anda." "Tunggu sebentar," jawab Socrates. "Sebelum Anda memberi tahu saya, saya ingin Anda menjalani tes tiga filter." "Filter apa maksud Anda, Socrates?" "Sebelum Anda berbicara kepada saya tentang murid saya, saya akan tanya dulu tiga pertanyaan," kata Socrates. "Silakan." "Filter pertama, Kebenaran. Apakah Anda sudah benar-benar yakin bahwa apa yang akan Anda ceritakan kepada saya itu benar?" "Tidak," kata pria itu, "saya juga baru mendengarnya." "Baiklah," kata Socrates. "Jadi Anda tidak benar-benar tahu apakah itu benar atau tidak. Sekarang mari kita coba filter kedua, Kebaikan. Apakah yang akan Anda ceritakan itu sesuatu yang baik?" "Tidak, justru sebaliknya, dan saya ingin Anda tahu," ujar si pria. "Jadi," lanjut Socrates, "Anda ingin memberi tahu saya sesuatu yang tidak baik tentang murid saya, dan Anda tidak yakin itu benar?" Pria itu mengangkat bahu, sedikit malu. Socrates melanjutkan, "Anda mungkin masih lulus tes ini, karena ada filter ketiga, filter Kegunaan. Apakah yang ingin Anda ceritakan akan bermanfaat bagi saya?" "Tidak, sebenarnya tidak." "Baiklah," simpul Socrates, "jika apa yang ingin Anda ceritakan kepadaku tidak benar, tidak baik, dan bahkan tidak bermanfaat, mengapa Anda menceritakannya kepadaku?" Pria itu merasa malu.

hoki wjy

Rocky Gerung sedang menikmati karmanya yg telah berbuah kalau biasanya dia suka mengatai orang Dungu! dan Tolol! maka kali ini si Rocky Gerung di medsos dicap lebih dungu dan lebih tolol dari yg tertolol. pada akhirnya Rocky Gerung harus menyerah bahwa urusan perut ternyata lebih penting dan tentu susah menolak gaji Rp 75.jt perbulan.

Juve Zhang

Panca Dompet 1. Dompet harus selalu ada yg Top Up paling aman APBN. 2...lihat aturan no.1. 3..lihat aturan no.2 4.lihat aturan .no 3. 5.lihat aturan no.4.

Jokosp Sp

Apakah Watimpres ada di dalam konstitusi?. "Ada, di pasal 16 UUD 45. Kemudian dijabarkan di UU No.19 Thn 2006. Dan kemudian dirubah di UU No.64 Thn 2024 belum lama ini". Apa tugas Watimpres?. "Tugasnya memberikan nasehat dan pertimbangan presiden". Ada tugas yang lain?. Ada, diatur dalam Pasat 9: "Hanya bisa memberikan nasihat dan pertimbangan ke Presiden. Tidak bisa berbicara ke luar tanpa persetujuan Presiden". Apakah ini yang dimaksud kurungan atau kerangkeng dari Pak DI dan kekhawatiran para perusuh?. "Benar". Apakah Rocky akan tahan dan bisa bergaul dengan 26 orang para lawan (musuhnya) dalam satu kurungan yang sama tanpa menimbulkan keributan?. "Itu yang harus dibuktikan. Apakah Rocky akan tahan dan bisa beradaptasi dengan mereka?. Apakah Rocky akan bisa menularkan pemikiran-pemikiran positifnya ke mereka?. Atau jangan-jangan malah menyerah kalah dalam 1 tahun ke depan dengan para politikus yang selalu ditentangnya. Dan akhirnya hanya bilang: Ya sudahlah....kunikmati masa pensiunnya dengan gaji besar. Syukur-syukur bisa 2 periode kekuasaan". Bisa digambarkan Sang Pawang berhasil menjinakkan para pemakan daging mentah dengan memberikan susu dan humburger tiap harinya?. "Bisa juga. Setelah kenyang dan gemuk berlebihan (Overweihgt) dalam kerangkeng kerjanya cuma makan, tidur dan ngorok saja".

Pak De Kumis

Terlalu baik hati. Kadang hormon adrenalin membuat jantung berdebar lebih cepat. Membuat langkah lebih cepat dari kemampuan otak. Membuat aksi lebih dominan daripada cermatnya strategi. Ya...nampaknya itu berlaku pada Bung Denny Indrayana. Nampaknya beliau begitu yakin akan apa yg diketahuinya. GRR tidak memiliki ijasah SMA atau yang setara dengan itu. Semangatnya membuncah. Adrenalinnya bekerja. Dia gugat ke MK dan menang. Tapi tanpa tropi. Kemenangan kosong. Seandainya dia tahan sedikit lagi. Dan mematangkan strategi. Lalu biarlah GRR maju dalam konstelasi politik di 2029 kelak. Kemungkinan menang GRR pasti di atas 80%. Incumben. Dia anak "mantan" Raja Jawa. Saat momen itu datang. Lalu gugatlah ke MK. Bung Denny menang. Mungkin jagonya yg ada di nomor urut 2 bisa menikmati hasilnya. Momentum datang dengan eksekusi yg tepat. Sekarang? Mungkin GRR harus berterimakasih kepada Bung Denny Indrayana. Mulai sekarang dia bisa mempersiapkan segalanya. Menutup segala cela. Dan jangan lupa ucapkan terimakasih kepada Bung Denny, karena dia terlalu baik hati.

Prieyanto

Kita tak kenal ia, tapi kita heboh membelanya atau menghujatnya Kita tak pernah berjumpa dengannya, tapi kita merasa memiliki pikirannya. Sementara tetangga mengetuk pintu, kita sibuk mengetuk layar. Sementara kerabat menunggu, kita sibuk menunggu komentar. Mereka yang paling dekat, sering paling kita lupakan. Dan yang paling jauh, sering paling kita perjuangkan. Itulah kedekatan semu Lalu apa faedahnya untukmu? Mungkin sekadar tontonan, mungkin sekadar pelarian, dari rumah yang sunyi, dari tetangga yang tak disapa, dari teman yg lama tak ditanya kabarnya. Ada yg paling ironis: kala perdebatan itu di ruang publik, di tempat tongkrongan warung kopi, di grup media sosial, seolah itu pendapat pribadi — padahal itu jawaban dari AI. Cermin yang kita pakai, bukan wajah sendiri, melainkan layar yang menyala — dan di sana, Pada akhirnya membuat kita lupa siapa kita. #prie

Hasyim Muhammad Abdul Haq

Rocky Gerung: suka meraung-raung Rocky Girang: suka joget-joget Rocky Garang: suka marah-marah Rocky Gareng: suka melucu Rocky Garing: suka melucu tapi nggak lucu Rocky Goreng: suka masak-masak Rocky Garong: suka duit juga Rocky Gerang: badannya besar Rocky Gering: badannya kurus kering Rocky Gorong: suka masuk selokan Rocky Giring: suka nyanyi lagu Nidji

Johannes Kitono

Rocky Dungu. Dungu, goblok dan bajingan adalah kata kata yang sering dipakai Rocky. Dan tentu dapat applaus dari pendengarnya. Rocky banyak membaca,luas pengetahuan dan pintar mengolah kata kata. Tapi nir empati. Tidak bijaksana memperlakukan lawan bicara. Egonya terlalu tinggi merasa paling pintar yang terkesan sombong. Coba lihat nada bicaranya tentang Presiden Jokowi. Sama sekali tdak ada sopan santunnya. Sangat kasar sekaligus tidak menghormati ratusan juta rakyat yang telah memilih Presiden Jokowi.Bahkan Presiden Prabowo pernah dikatakan Bajingan. Now, malahan jadi anggota Wantimpres. Dimana konsistensinya. Pantesan dimaki netizen dengan Rocky Garong.Jadi Wantimpres hanya menambah kegaduhan saja. Sebaiknya Rocky belajar Meditasi. Biar tambah pintar dan bijaksana. Semoga Semuanya Hidup Berbahagia.

heru santoso

Wakil Presiden mundur. Ia memilih menjadi rakyat biasa ketika melihat arah negara mulai melenceng dan ekonomi rakyatnya tidak membaik. Anda sudah tahu: wapres kecewa dengan gaya kepemimpinan Presiden yang kian otoriter. Keterlibatan civil society jauh api dari panggang. Pun begitu nyata minimnya peran bagi seorang wakil presiden. Langkah wapres adalah teladan langka. Di tengah riuh rendah perebutan kursi kekuasaan, masih ada yang justru berjalan menjauh demi menjaga kehormatan diri dan demokrasi. Sebuah pembuktian nyata bahwa kekuasaan sejati letaknya ada pada kesetiaan terhadap nurani, bukan pada fasilitas negara atau ijazah. Itu terjadi pada 1 Desember 1956 yang dilakakan Bung Hatta. Dua dekade kemudian, pada Maret 1978, Sri Sultan Hamengkubuwana IX menyatakan tidak bersedia dicalonkan lagi sebagai wapres. Kini, setengah abad berselang: Anda sudah tahu.

Sadewa 19

Salah satu kelemahan orang Jawa adalah mereka tidak suka berdebat. Saya sendiri malas berdebat, dan kalau debat, apalagi dengan teman saya yg orang Batak atau Tionghoa saya pasti kalah. Kelemahan inilah yg dimanfaatkan oleh penguasa dari jaman kerajaan sampai kolonial. Padahal sebuah kebijakan harus ditanyakan kadang harus diperdebatkan. Bukankah ketika Tuhan ingin menciptakan manusia, malaikat juga banyak yg "protes" ?mempertanyakan "kebijakan" itu ? . Banyak kisah perintah atau kebijakan yg diperdebatkan. Andaikan orang Jawa yg diperintah menyembelih anak sapi, tentu tidak akan ada banyak pertanyaan seperti dikisahkan dalam surat Al Baqarah itu. Perintah dari Tuhan yg jelas benar pun boleh ditanyakan, sebagian bahkan memperdebatkan. Tuhan juga tidak marah ketika banyak yg nanya, banyak yg protes. Apalagi perintah atau program dari penguasa. MBG, KOPDES atau apapun itu. Kebijakan dari penguasa belum tentu benar bisa jadi ada yg salah. Perdebatan, adu gagasan dan sikap kritis itu tetap harus ada. Sekalipun penguasa kini merangkul para pengkritiknya.

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

SEMUA SALAH.. Dapat 76,5 juta per bulan. Kok dibilang dungu.. He he..

Ahmed Nurjubaedi

Terlihat sekali presiden Prabowo meniru Pak Jokowi dengan merangkul sana sini. Tapi ada satu hal yang menurut saya fatal dilakukan Prabowo: membiarkan (ikut bermain) Gibran "dikuyo-kuyo". Tunggu saja, gajah yang pengingat sejati akan secara halus dan senyap menebar jeratnya. Selain itu, parpol lain yang numpang permainan Denny Indrayana (si biru?), telah salah langkah 100%. Denny dengan bangga bilang kalau Gibran tidak bisa ikut kontestasi 2029, karena tidak punya ijazah setara SMA. Bagaimana kalau setelah ini Gibran mengambil kejar paket C? Tentu saja permainan akan tambah seru setelah ini. Sayang sekali Prabowo kutang halus permainannya. Kalau PSI bisa membuat episode menggoyang Gibran ini menjadi simpati rakyat, karena pemerintahan Prabowo juga telah turun kredibilitasnya, maka kejutan akan terjadi di 2029. Om Juve, yang akan maju GRR atau Sang Pangarep?

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

PUTUSAN MK SUDAH DIPUTUSKAN.. Ada dua hal yang perlu dipisahkan dalam membaca putusan MK ini. 1) Pertama, mengenai bukti pendidikan. MK secara resmi menyatakan tidak menemukan bukti yang meyakinkan bahwa Gibran memiliki ijazah, sertifikat, atau diploma dari luar negeri yang dapat dijadikan dasar untuk disetarakan dengan pendidikan minimal tamat SMA atau sederajat. MK juga menilai certificate of attendance yang digunakan sebagai salah satu dokumen penyetaraan bukan bukti kelulusan atau tamat pendidikan. Dokumen itu hanya menunjukkan kehadiran dalam proses pembelajaran. 2) Kedua, mengenai gugatan. Meskipun menemukan persoalan tersebut butir 1 di atas, MK tidak kemudian menyatakan Gibran didiskualifikasi. Mengapa? Karena para pemohon ternyata dinilai tidak mempunyai kedudukan hukum untuk mengajukan perkara PHPU Pilpres tersebut. Mereka bukan pasangan calon yang menurut ketentuan hukum memiliki kedudukan sebagai pemohon dalam perkara sengketa hasil Pilpres. Karena itu amar putusannya: Permohonan para pemohon tidak dapat diterima. ### INGAT. MK tidak menyatakan Gibran terbukti memiliki ijazah setara SMA. Tetapi MK juga tidak mendiskualifikasi Gibran. Temuan mengenai bukti pendidikan ada dalam pertimbangan. Akibat hukumnya berbeda, karena perkara kandas pada persoalan kedudukan hukum pemohon.

Juve Zhang

Yg jelas RG gak dungu 75 juta sebulan hanya memberi "saran dan komentar" kita tiap hari kasih saran dan komentar gak ada yg gajian...RG dkk sudah lega ada gajian bulanan...yg masih nganggur ayo buat kelompok baru serang kebijakan pemerintah yg jelek sampai anda pun dapat posisi komisaris di BUMN atau dewan apa saja yg penting ada gajian bulanan...

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

TAKUTNYA JAM 3 PAGI MENJELANG DATELINE PENYERAHAN DOKUMEN, ADA PKPU BARU: IJASAH PAKET C TIDAK BERLAKU.. Mbah Mars ini jahil. Dan jahilnya menusuk. Bayangkan pejabat itu, tengah malam, ditemani kopi dingin dan berkas menumpuk. Jam 3 pagi. Matanya masih terjaga. Bukan karena Insomnia. Tapi karena KPU baru saja mengumumkan PKPU: Ijazah Paket C tidak berlaku untuk calon presiden. Seketika rumahnya riuh. Tim suksesnya menelepon. "Pak, ini gimana?" Ia terdiam. Di rak buku, buku-buku tebal memandangnya sinis. Socrates di lukisan dinding seakan tersenyum. Told you, katanya. Pagi pun tiba. Ia melangkah ke kantor KPU. Wajahnya tegar, tapi tangan gemetar. Di meja verifikasi, petugas bertanya dengan sopan. "Pak, ini ijazahnya asli?" Ia mengangguk. Petugas tersenyum. "Tapi ini Paket C, Pak. Yang lain bawa ijazah SMA, bahkan S3." Di luar gedung, wartawan sudah menunggu. Mikrofon diacungkan. "Pak, komentar?" Ia menarik napas. "Saya pernah baca buku Al-Mabahith al-Mashriqiyyah," katanya. Wartawan bingung. Kamera tetap merekam. Mbah Mars di rumah tertawa. Bisnisnya.. Tutorial Paket C-nya terlanjurnlaku keras. Ternyatanl tidak berlaku untuk Pilpres. ### Kalau untuk Wapres: Berlaku..

Em Ha

"Bila tawaran itu datang, maka saya akan dengan cara seksama dalam tempo sesingkat singkatnya menolak." Rocky Gerung, 5 Mei 2026. Kalimat itu diucapkan RG di suatu Podcast. Di sebuah ruangan berlatar lukisan perempuan cantiiiiik (5i). Perempuan itu membelakangi siapapun yang melihatnyi. Tampak wajah putih sebelah kiri. Rambut terikat melingkari lehernyi. Punggungnyi terpampang jelas, hanya seutas tali yang menghalangi. Mungkin lokasi wawancara di rumah RG. Saya tidak tahu. Abah pasti tahu. Abah sudah mengulik rumah sang Sofis. 2 Oktober 2026 Rocky Gerung dilantik Wantimpres. Begitulah kira kira bila akal sehat bertemu dengan gizi. Semuanya akan tercebur di kolam yang sama. Api yang membakar hutan Sumatera belum juga padam. SSK II subuh ini masih diselimuti asap. Lampu bandara terlihat temaram. Entah macam mana Jakarta pagi ini.

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

DISKUSI IMAJINER: RG VS GUS DUR.. Suatu sore di alam barzakh, Rocky Gerung bertemu Gus Dur. Keduanya duduk di kursi kayu, ditemani kopi yang tidak pernah habis. Konon, itu fasilitas khusus penghuni yang semasa hidupnya hobi berdebat. Rocky membuka pembicaraan. "Gus, soal ijazah itu, saya ingin bertanya. Apakah Anda sudah baca buku Al-Mabahith al-Mashriqiyyah?" Gus Dur tersenyum. "Saya yang tulis, Le. Kok kamu yang tanya." Rocky diam. Kopi di tangannya bergetar. "Apa intisari buku itu?" Rocky mencoba bertahan. "Intisarinya: Jangan tanya intisari kalau belum baca," jawab Gus Dur santai. Rocky mencoba lagi. "Tapi secara logika, ijazah itu..." Gus Dur memotong. "Logika kamu kencang, Le. Tapi saya punya sesuatu yang lebih kencang: Guru. Kamu punya buku, saya punya kiai." Rocky terdiam lama. Untuk pertama kalinya, ia tidak punya pertanyaan lanjutan. Gus Dur menepuk pundaknya. "Sudah, minum kopinya. Di sini tidak ada Wantimpres. Tidak ada rapat. Cuma ada kebenaran. Dan itu pun tidak perlu dibaca dulu." Rocky tersenyum kecut. Baru kali ini ia kalah debat.

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

ROCKY, RAPAT, DAN BUKU YANG TIDAK DIBAWA.. Kabar terbaru: Rocky Gerung masuk Wantimpres. Saya langsung bayangkan adegan rapat pertama. Ia duduk, membawa tas penuh buku. Lalu sadar, di ruangan itu tidak ada lawan debat. Yang ada cuma notulen. Ini tragedi intelektual yang lucu. Seorang sofis—kata Prof Zainal—kini terjebak di kandang yang paling membosankan: Rapat koordinasi. Di sana, senjata andalannya, "sudah baca buku ini?" tidak berlaku. Karena yang ditanya sedang sibuk mengisi daftar hadir. Sofisme memang menang di ruang publik, tapi kalah di ruang deliberatif. Rapat menuntut kesimpulan, bukan pertanyaan berantai. Di sana, Rocky tak bisa bertanya "apa intisari buku itu" ke Chairul Tanjung yang sedang menghitung anggaran. Saya menduga, hukuman terberat bagi Rocky bukan kritik. Tapi rapat tiga jam tanpa debat. Ia akan menahan diri, mencatat, lalu pulang membuka buku. Di rumah, ia masih bisa jadi Sokrates. Di Wantimpres, ia cuma anggota tim. ### Selamat bergabung di dunia yang paling sunyi bagi seorang tukang tanya: Dunia yang sudah punya jawaban.

wirasathya ngurah ray

Ternyata sofis memiliki arti yang baik. Saya malah langsung teringat salah satu merk pembalut wanita saat datang bulan. Tentu saja rocky gerung tidak sama dengan barang itu.

Mbah Mars

Saya yakin RG tetap kritis meski sdh dipangku. Kritis terhadap lawan politik tuan yg memangkunya.

Achmad Faisol

... kenapa tidak ada yang balas bertanya ke Rocky Gerung: apakah Anda sendiri pernah baca... ####### mengapa ga ada...? karena masih menjaga marwah diri... RG kan ga mikir itu, cuek saja... maka, yang bisa mengimbangi RG ya gus dur... RG cerita: suatu ketika gus dur telepon mengucapkan selamat natal... RG bilang, "gus, saya ini beragamanya ga serius, lho..." gus dur langsung menimpali, "saya tadi juga ga serius..."

Mbah Mars

Di kabupaten saya, Bantul, DIY, baru saja diselenggarakan pilihan lurah desa. Yg istimewa, banyak calon lurah yg bergelar akademik tinggi. Ada yg doktor, MM, M.Eng, M.Or, M.Si. Tak satupun yg hanya lulusan SMP meskipun syarat jadi lurah desa tdk harus lulus SMA.

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

ROCKY DI "KANDANG" BARU? Saya suka CHDI hari ini. Terutama bagian buku Al-Mabahith al-Mashriqiyyah itu. Itu jedutan halus yang cerdas. Rocky mungkin sudah baca terjemahannya. Tapi versi Arabnya? Hmm, itu pertanyaan yang tak akan pernah saya tanyakan ke dia. Saya takut disuruh baca buku itu beneran. Ketebalannya bisa buat ganjal meja makan. Yang menarik buat saya: Sofis versus Sokrates. Bedanya tipis. Sokrates bertanya untuk mencari kebenaran. Sofis bertanya untuk menang. Rocky, kata Prof Zainal, cenderung ke yang kedua. Tapi jujur saja, di zaman sekarang, debat publik kita memang sudah jadi arena gladiator. Siapa yang membuat lawan bungkam, dia menang. Kebenaran nomor sekian. Nah, sekarang Rocky ada di Wantimpres. Ini ironi paling lezat tahun ini. Tukang tanya "bebas", kini duduk di kursi yang penuh jawaban "terbatas". Ia tak bisa lagi tos-tosan pertanyaan ke menteri di forum publik. Kini ia harus rapat. Rapat! Hukuman paling berat buat seorang sofis adalah rapat. Saya bayangkan ia duduk di sana, menahan diri, sambil memandangi buku-buku di rak istana yang "berdebu". Karena tak pernah tersentuh. ### Selamat berpuasa bertanya, Rocky. Jangan lupa bawa buku.

riansyah harun

Semalam dalam acara Serah Terima Jabatan dari Pak Qodari ke Pak Nainggolan, dan Pak Rocky Gerung ditampilkan sebagai "penengah". Dan secara terbuka sambil bercanda, beliau meminta Pak Nainggolan untuk merehabilitasi namanya yang sempat babak belur itu. Ternyata Pak Rocky Gerung pun, bisa KO.

DeniK

Manusia itu terbagi tiga ; suka, benci, netral . Suka karena satu aliran atau satu kubu misalnya. Benci karena perbedaan . Netral lebih ke masa bodoh krn tdk ada sangkut paut .contoh petani di kampung yg tdk punya hape atau televisi , pasti tidak ambil pusing RG mau berlabuh di mana .

alasroban

Konon Socrates pernah berkata: "menikahlah kalau dapat istri baik engkau akan bahagia, kalau dapat istri buruk engkau jadi filusuf" Untuk bang Rocky ini nampaknya tidak berlaku. Mungkin dia nemu jalan pintas dg rajin membaca buku itu. :)

Momon Atun

Saya setuju dengan mbah mars wkwkw.. Kritis ibarat anak panah cuma arahnya saja skrng yg berbeda

Jokosp Sp

"Cara menjinakkan para carnivora galak adalah memasukkannya ke kerangkeng. Kurangi bertahap makan dagingnya hingga lupa kalau makanan aslinya daging mentah. Beri makan dengan menu makannya dari hamburger dan susu tiap hari sampai kekenyangan, lama-lama akan kegemukan banyak ngorok dan tidurnya. Suatu saat ketika sudah tidak layak dan bermanfaat, maka bisa disembelih buat makan carnivora yang lainnya". Kejam sekali boss?. "Ya itu satu-satunya cara"

riansyah harun

Membaca alinea terakhir Pak Dahlan, saya jadi teringat kalimat seseorang di group komunitas kami. Mungkin saking kecewanya dia atas bergabungnya Pak Rocky Gerung di dalam lingkaran Istana, sampai dia bilang begini : Pak Prabowo memang jago. Seorang Rocky Gerung pun bisa dimasukan "kerangkeng" bersama dengan orang orang yang selalu "ribut" dengannya. Beliau akhirnya masuk istana, dan dimasukkan bersama Pak Qodari dalam satu "kamar" yang semua sudah pada tahu kalau mereka berdua itu "tidak cocok". Biarlah mereka berkelahi didalamnya, dan akan terlihat siapa yang tidak betah dan angkat handuk putih. Persis apa yang disampaikan oleh Pak Dahlan tadi, apa beliau akan jinak.....????

djokoLodang

-o-- ... Waktu ke rumahnya yang menempel di tebing terjal dekat Sentul itu saya minta izin ke toilet. Dengan cara itu saya bisa memasuki lorong-lorong rumahnya yang unik itu: di mana-mana buku. ... *) Jadi ingat waktu saya berkunjung ke Austria. Saat itu saya minta ijin menggunakan toilet tuan rumah yang asli orang Austria. Tidak diijinkan, dan saya diantar dengan mobilnya ke mal terdekat dan menggunakan toilet di sana. --0-

my Ando

baguslah memuliakan tamu, temen saya diatar ke sungai belakang rumah

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Komentar: 29

  • DeniK
    DeniK
  • riansyah harun
    riansyah harun
  • MULIYANTO KRISTA
    MULIYANTO KRISTA
  • hanya yotup
    hanya yotup
  • Bahtiar HS
    Bahtiar HS
  • Sugi
    Sugi
  • Ahmed Nurjubaedi
    Ahmed Nurjubaedi
  • alasroban
    alasroban
  • riansyah harun
    riansyah harun
  • djokoLodang
    djokoLodang
  • djokoLodang
    djokoLodang
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Hasyim Muhammad Abdul Haq
    Hasyim Muhammad Abdul Haq
  • Bahtiar HS
    Bahtiar HS
  • Hasyim Muhammad Abdul Haq
    Hasyim Muhammad Abdul Haq
    • Bahtiar HS
      Bahtiar HS
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Maman Lagi
    Maman Lagi
  • bitrik sulaiman
    bitrik sulaiman
    • bitrik sulaiman
      bitrik sulaiman
  • MZ ARIFIN UMAR ZAIN
    MZ ARIFIN UMAR ZAIN
  • ra tepak pol
    ra tepak pol
    • Maman Lagi
      Maman Lagi