HYDROPLUS Soccer League Musim Kedua Bergulir, 110 Tim U-15 dan U-18 Siap Bersaing
HYDROPLUS Soccer League 2026/2027---Dok. Istimewa
Pada musim 2026/2027, penyelenggara menambahkan Surakarta sebagai lokasi pertandingan. Keputusan ini diambil setelah melihat tingginya antusiasme peserta dari wilayah Jawa Tengah.
“Sehingga kami membagi Jawa Tengah menjadi dua kota penyelenggaraan, di Kudus dan Surakarta. Hal ini juga bertujuan untuk menjangkau tim-tim yang bermarkas di area selatan Pulau Jawa seperti Yogyakarta,” Teddy menjelaskan.
Regulasi Baru untuk Mendorong Kompetisi Lebih Profesional
Selain memperluas wilayah pertandingan, penyelenggara juga menerapkan sejumlah ketentuan baru untuk membangun iklim kompetisi yang lebih tertata.
Salah satunya adalah kesepakatan antara tim dan orang tua pemain mengenai proses rekrutmen serta manfaat yang diterima pemain selama memperkuat tim di HYDROPLUS Soccer League. Kompetisi ini juga menerapkan jendela transfer pemain pada awal dan pertengahan musim, sebagaimana dikenal dalam liga profesional.
Teddy mengatakan, aturan tersebut ditujukan untuk memperkenalkan aspek pengelolaan kompetisi kepada pemain sejak usia muda. Dengan demikian, pembinaan tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis di lapangan, tetapi juga pemahaman terhadap aturan dan mekanisme dalam industri sepak bola.
“Langkah ini kami susun agar jalannya kompetisi semakin profesional dan para pesepakbola putri juga mulai memiliki gambaran tentang bagaimana industri sepakbola yang sebenarnya. Jadi kami berharap, tidak hanya piawai di lapangan hijau, tetapi mereka juga mulai memahami regulasi dan aturan-aturan dalam dunia sepakbola,” tandas Teddy.
Nafeeza Ayasha Nori Bidik Prestasi Lebih Tinggi
Manfaat kompetisi tersebut juga dirasakan Nafeeza Ayasha Nori, pemain yang telah mengikuti HYDROPLUS Soccer League sejak musim pertama.
Pesepak bola kelahiran 29 Maret 2011 itu kini mendapat kesempatan memperkuat Timnas Putri Indonesia dalam Kualifikasi AFC U-17 2027. Dalam perjalanan kualifikasi tersebut, tim Indonesia baru saja meraih kemenangan atas Bahrain dan Arab Saudi.
Nafeeza menilai liga tersebut memberinya kesempatan untuk mendapatkan pengalaman pertandingan dan menghadapi persaingan dari pemain berbagai daerah.
“Dengan adanya HYDROPLUS Soccer League, jelas aku bisa mendapat pengalaman bertanding dan belajar menghadapi persaingan yang ketat untuk mengembangkan kemampuan bermain aku. Dan yang terpenting menurut aku, liga ini juga memiliki peran untuk perjalanan aku menuju tim nasional sekarang ini,” ucap Nafeeza.
Pada musim kedua, Nafeeza akan memperkuat Akademi Persib Bandung U-18. Ia berharap pengalaman dari musim sebelumnya dapat menjadi bekal untuk meningkatkan performa dan mengejar pencapaian yang lebih baik.
“Berkaca dari pengalaman musim lalu, aku jadi lebih termotivasi lagi untuk berkembang dan meningkatkan performa terbaik, karena di HYDROPLUS Soccer League aku juga belajar menghadapi lawan dari berbagai daerah,” tutur dia.
Dengan keikutsertaan 110 tim, perluasan lokasi pertandingan, serta penerapan regulasi baru, HYDROPLUS Soccer League 2026/2027 menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetisi sepak bola putri usia muda. Liga ini diharapkan dapat menyediakan jalur pembinaan yang lebih berkelanjutan bagi pemain yang ingin melangkah ke tingkat profesional maupun tim nasional.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: