Dua Pembalap Muda Indonesia Kibarkan Merah Putih di Mandalika
Pada race kedua yang berlangsung Minggu (11/10), Resky Yusuf Hermawan berhasil meraih podium kedua. -Istimewa-
Di tengah persaingan ketat yang membuat posisinya terus berubah di rombongan depan, Resky mampu menjaga ritme dan daya saing hingga mengamankan posisi kedua.
"Di Race kedua, saya bangkit dari hasil race pertama dan berusaha tampil maksimal hingga bisa mendapatkan podium kedua, podium ini menjadi capaian podium pertama bagi saya. Untuk seri di Sepang, saya akan berjuang mengumpulkan poin sebanyak mungkin dan meraih podium. Terima kasih kepada masyarakat Indonesia atas doa dan dukungannya,” ujar Resky.
BACA JUGA:Gebrak Pagi! Pejabat Dishub DKI Turun Langsung ke Jalan Urai Kemacetan
Perjuangan sengit juga ditunjukkan rekan setimnya, Bintang Pranata Sukma, yang memulai balapan dari pole position dan beberapa kali memimpin jalannya persaingan.
Bintang turut mencatatkan fastest lap dengan waktu 1 menit 42,271 detik sebelum menyelesaikan balapan di posisi keempat setelah menghadapi persaingan ketat hingga tikungan terakhir.
“Race pertama saya berhasil mendapatkan podium kedua. Pada race kedua sudah sesuai strategi yang telah saya rencanakan, namun terdapat insiden pada tikungan terakhir menyebabkan saya sedikit melebar dan membuat saya hanya finis di posisi keempat. Terima kasih kepada masyarakat Indonesia, atas doa dan dukungannya. Semoga bisa meraih hasil lebih baik di seri berikutnya,” ujar Bintang.
BACA JUGA:7 Juta Guru dan Murid Indonesia Gunakan Canva, 209 Juta Desain Dibuat Sepanjang 2025
Muh Badly Ayatullah finis di posisi kelima sekaligus mencatatkan fastest lap dengan waktu 1 menit 42,190 detik, sementara M. Maulana Malik Ibrahim finis di posisi ketujuh. Dua pebalap wildcard, Valera Octavianuz menuntaskan balapan di posisi ke-13, sementara Abimanyu Bintang Fermadi tidak dapat menyelesaikan balapan.
Berdasarkan hasil dua race pada akhir pekan ini, Bintang menempati posisi 4 klasemen sementara pebalap dengan raihan 89 poin, sementara Resky berada di posisi 8 dengan 58 poin.
Adapun Badly mengumpulkan 54 poin dan menempati posisi 11, sedangkan Malik berada di posisi 14 dengan raihan 38 poin.
General Manager Marketing Planning & Analysis AHM, Andy Wijaya, meyakini bahwa pebalap muda Indonesia dapat terus kompetitif untuk bersaing di kancah internasional.
BACA JUGA:Update Terbaru Harga Emas Antam Hari ini 11 Oktober 2026 Stagnan, Ukuran 1 Gram Rp2,5 Juta
Melalui pembinaan balap berjenjang yang berkesinambungan, AHM berkomitmen untuk terus menemani perjalanan para pebalap muda dalam mengembangkan kemampuan, mengasah daya saing, dan mewujudkan mimpi mereka hingga mencapai prestasi tertinggi di dunia balap, termasuk jenjang MotoGP.
“Prestasi pebalap muda Indonesia di ajang internasional membuktikan talenta Tanah Air dapat bersaing dengan pebalap mancanegara. Dukungan masyarakat di Mandalika menjadi motivasi tambahan bagi para pebalap untuk tampil maksimal. AHM akan terus menemani perjalanan mereka melalui pembinaan berjenjang untuk meraih prestasi tertinggi, hingga ke panggung MotoGP,” ujar Andy.
Selanjutnya, perjuangan para pebalap muda binaan AHM akan berlanjut pada putaran kelima IM4AC yang dijadwalkan berlangsung di Petronas Sepang International Circuit pada November mendatang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: