Diskominfo Tangsel Gandeng GPS, Bekali Pemuda Masjid Coding dan Konten Digital

Senin 12-10-2026,20:11 WIB
Reporter: M Purwadi |
Diskominfo Tangsel Gandeng GPS, Bekali Pemuda Masjid Coding dan Konten Digital

Diskominfo Kota Tangerang Selatan menggandeng Gerakan Pejuang Subuh (GPS) untuk membekali pemuda masjid dengan keterampilan coding dan pembuatan konten digital.-Dok/Istimewa-

TANGSEL, DISWAY.ID – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan menggandeng Gerakan Pejuang Subuh (GPS) untuk membekali pemuda masjid dengan keterampilan coding dan pembuatan konten digital. Pelatihan ini mendorong peserta memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan karya serta mendukung kegiatan masyarakat.

Program tersebut kembali digelar dalam tiga pertemuan di Masjid At-Taubah, Masjid At-Takwa Villa Pamulang, dan Masjid Baiturrahman, Kedaung, Pamulang. Melalui kegiatan ini, akses pembelajaran digital dihadirkan di lingkungan yang dekat dengan keseharian peserta.

Kepala Diskominfo Tangsel Tb. Asep Nurdin mengatakan, pemuda masjid memiliki peluang untuk mengambil peran dalam perkembangan teknologi. Karena itu, mereka perlu mendapatkan bekal keterampilan yang dapat digunakan secara produktif.

“Pemuda masjid memiliki potensi besar untuk berkembang dan mengambil peran di era digital. Melalui pelatihan ini, kami berharap mereka tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan karya, mengembangkan inovasi, dan memanfaatkan keterampilan digital untuk hal-hal yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya, Minggu, 11 Oktober 2026.

Menurut Asep, kemampuan digital dapat memperluas kesempatan generasi muda dalam mengembangkan diri. Peluang tersebut mencakup bidang teknologi informasi maupun industri kreatif yang berkaitan dengan produksi konten.

Kolaborasi bersama komunitas menjadi langkah untuk menjangkau peserta melalui lingkungan masyarakat. Dalam program ini, masjid menjadi lokasi pembelajaran bagi pemuda untuk mengenal pemrograman sekaligus mengasah kreativitas digital.

"Melalui materi coding, peserta memperoleh kesempatan mengembangkan kemampuan di bidang pemrograman. Keterampilan tersebut diharapkan menjadi bekal awal untuk mengenal pengembangan teknologi informasi dan menghasilkan karya," terangnya.

Sementara itu, pelatihan konten digital diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam membuat materi informasi yang positif dan bermanfaat. Kemampuan ini dapat digunakan melalui berbagai platform digital.

Salah satu pemanfaatannya adalah membantu publikasi kegiatan masjid. Dengan keterampilan membuat konten, pemuda masjid diharapkan mampu menyampaikan informasi mengenai aktivitas di lingkungannya kepada masyarakat.

Kedua bidang pembelajaran itu menjadi bagian dari upaya Diskominfo Tangsel dan GPS untuk meningkatkan keterampilan digital generasi muda. Peserta diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus menggunakannya sesuai kebutuhan masyarakat.

"Melalui kolaborasi ini, pemuda masjid didorong untuk menghasilkan karya kreatif dan mengambil peran dalam membangun lingkungan digital yang positif," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: