Profil Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Diduga Terjaring OTT KPK

Kamis 15-10-2026,13:20 WIB
Profil Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Diduga Terjaring OTT KPK

Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) memiliki total harta kekayaan Rp5,98 miliar.--Wikipedia

JAKARTA, DISWAY.ID - Profil Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo yang diduga terjaring OTT KPK.

Sebelumnya, diketahui bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT).

Operasi senyap tersebut dilaporkan menyasar ke Kepala Daerah di Provinsi Jawa Tengah.

Melansir dari beberapa sumber, KPK melakukan OTT di Kabupaten Klaten pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Nama Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo disebut-sebut menjadi salah satu pihak yang diamankan pada operasi tersebut.

BACA JUGA:Babak Baru OTT KPK di BNPB: 5 Tersangka Ditahan dan Sestama Rustian Dipulangkan

Hingga kini, belum ada keterangan resmi KPK mengenai perkara yang mendasari penangkapan termasuk dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan bupati Klaten Hamenang.

Kemudian, belum diketahui juga perkara yang jadi dasar operasi tersebut, termasuk pihak lain yang diduga terlibat serta barang bukti yang diamankan penyidik.

Profil Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo

Hamenang Wajar Ismoyo lahir 26 November 1988 dikenal sebagai politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Ia menjabat sebagai Bupati Klaten periode 2025-2030 yang dilantik pada 20 Februari 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.

BACA JUGA:Sempat Kena OTT KPK, Sestama BNPB Buru-Buru Tinggalkan Gedung Merah Putih dan Langsung Naik Taksi

Sebelumnya, Hamenang pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Klaten periode 2019-2024.

Dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Klaten 2024, Hamenang maju sebagai calon bupati yang berpasangan dengan Benny Indra Ardhianto, politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Pasangan itu berhasil memenangi pemilihan dengan memperoleh 395.092 suara atau 52,63 persen dari seluruh suara sah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: