Soal Status Bencana Karhutla, Kepala BNPB: yang Terpenting Kecepatan Respons

Kamis 15-10-2026,18:28 WIB
Soal Status Bencana Karhutla, Kepala BNPB: yang Terpenting Kecepatan Respons

Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi usai pelantikan di Istana Kepresidenan -Anisha-

JAKARTA, DISWAY.ID – Kepala BNPB Kristomei Sianturi menegaskan keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama dalam penanganan kebakaran maupun bencana.

"Yang paling penting adalah jangan sampai ada korban. Itu yang pertama. Untuk apa pun, kebakaran, bencana, yang paling utama kita katakan jangan ada korban jiwa," kata Kristomei usai pelantikan, Kamis, 15 Oktober 2026.

Terkait penetapan status bencana nasional, Kristomei mengatakan hal tersebut perlu dilihat berdasarkan kriteria untuk menentukan tingkatan status bencana.

BACA JUGA:Dilantik di Istana, Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Bersih-Bersih Internal Usai OTT KPK

Namun, ia menekankan bahwa hal terpenting bukan sekadar status bencana yang ditetapkan, melainkan kecepatan dan efektivitas respons dalam penanganannya.

Jangan Sampai Nama Besar, Respons Tak Ada

"Statusnya bencana nasional maupun bencana daerah, responsnya apa? Kecepatannya apa? Jangan sampai namanya besar, tapi responsnya enggak ada. Itu dulu yang kita kerjakan," ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah belum berencana menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman mengaku pemerintah masih mampu mengatasi karhutla.

"Belum, belum. Masih mampu kita mengatasi," kata Dudung di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin, 12 Oktober 2026.

BACA JUGA:Gantikan Suharyanto, Kristomei Sianturi Sah Jadi Kepala BNPB

Pemerintah Belum Bahas Bantuan Negara Lain

Terkait bantuan dari negara lain, Dudung mengaku belum membahasnya bersama presiden.

"Belum, tadi belum dibahas, belum dibahas," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait