Gantikan Suharyanto, Kristomei Sianturi Sah Jadi Kepala BNPB

Kamis 15-10-2026,15:34 WIB
Gantikan Suharyanto, Kristomei Sianturi Sah Jadi Kepala BNPB

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik sembilan pejabat baru untuk bertugas di Kabinet Merah Putih pada Kamis, 15 Oktober 2026.-Anisha-

JAKARTA, DISWAY.ID – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Mayjen Kristomei Sianturi menjadi Kepala BNPB untuk menggantikan Suharyanto.

Pelantikan dilakukan di Istana Negara pada Kamis, 15 Oktober 2026.

"Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab," demikian bunyi sumpah jabatan tersebut dibaca oleh Prabowo dan diikuti oleh pejabat yang dilantik.

BACA JUGA:Toyota Indonesia Raih Primaniyarta 2026, Ekspor Hybrid Tumbuh 64 Persen

Pelantikan dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Profil Kristomei Sianturi

Kristomei lahir di Kotabumi, Lampung Utara, pada 6 Mei 1976. Jenderal Bintang 2 ini bukan berasal dari keluarga militer. Ayahnya seorang pedagang, sementara ibunya berprofesi sebagai guru SMA.

Latar belakang sederhana ini tak menghalangi tekadnya untuk berkarier di dunia kemiliteran.

Pada 1993, Kristomei memutuskan masuk Akademi Militer (Akmil) dan resmi lulus pada 1997. Dari sanalah jalan panjangnya di TNI dimulai.

Langkah Awal di Dunia Militer

Usai lulus, Kristomei mengawali tugasnya sebagai Wakil Komandan Batalyon Infanteri (Wadanyonif) Linud 328/Dirgahayu.

Ia kemudian dipercaya mengemban berbagai posisi di Kostrad, mulai dari Pamen Kostrad (Dik Seskoad), Pabandya Lat Ops Kostrad, hingga kembali mengisi jabatan Pabandya Lat Ops di satuan yang sama.

BACA JUGA:Harta Kekayaan Hamenang Wajar Ismoyo Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, Total Rp5.98 Miliar Tanpa Utang

Puncak awal kariernya datang pada 2013-2014, saat ia memimpin Yonif Linud 305/Tengkorak. Dua tahun kemudian, Kristomei menjadi Komandan Distrik Militer (Dandim) 0424/Tanggamus.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait