IHSG Terus Memburuk, Dasco Desak Perbaikan Usai Pengumuman MSCI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus memburuk setelah lembaga indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan rencana konsultasi terkait penurunan klasifikasi pasar modal Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.--Istimewa
JAKARTA, DISWAY.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus memburuk setelah lembaga indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan rencana konsultasi terkait penurunan klasifikasi pasar modal Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.
Menyikapi kondisi tersebut, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan perlunya perbaikan di pasar modal Indonesia dan menyebut pihaknya terus memantau perkembangan situasi tersebut.
Keterpurukan tersebut juga turut terlihat dalam pergerakan pasar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang kembali ditutup dengan setara dengan 11,57 persen ke level 5.185,10.
BACA JUGA:IHSG Ambruk 11,57 Persen ke Level 5.185, Pasar Saham Indonesia Kian Tertekan
Terkini, ambruknya pasar modal pun juga sudah menjadi perhatian pemerintahan pusat.
Dalam hal ini, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad turut menekankan bahwa ambruknya pasar modal Indonesia telah menjadi kekhawatiran bersama.
"Kami mengawasi kejadian-kejadian yang selama ini ada di pusat. Dan dalam peristiwa-peristiwa ini, kami terus memonitor serta meminta kepada pusat untuk terus melakukan perbaikan-perbaikan," ucap Dasco kepada media di Jakarta, pada Jumat 16 Oktober 2026.
BACA JUGA:IHSG Anjlok 11,12 Persen, BEI Hentikan Sementara Perdagangan
Dalam menyikapi pengumuman MSCI ini sendiri, Dasco menyatakan bahwa pihaknya dan Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah melakukan peninjauan atau review, dalam rangka mengakomodir pendapat-pendapat dari lembaga-lembaga rating internasional, termasuk MSCI.
"Seharusnya ini baru akan dilakukan (review atau konsultasi) pada bulan November. Tetapi kemudian dalam hal ini, OJK dan Bursa sudah melakukan proses-proses tersebut, dan pada hari ini tadi kami sudah melakukan rapat koordinasi," tutur Dasco.
BACA JUGA:MSCI Konsultasi Penurunan Status Pasar Modal RI, Ini Respons BEI dan Dampaknya ke IHSG
BEI Berikan Himbauan
Ditemui dalam kesempatan yang berbeda, Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Iding Pardi turut menghimbau para pelaku pasar untuk tetap bersikap realistis dalam memantau kondisi pasar.
"Pengumuman tadi dari MSCI juga bahwa ini sebetulnya kan masih rencana yang dibuka ruangnya sampai dengan 2027. Itu artinya, ya kita himbau bahwa teman-teman investor untuk lebih realistis melihat kondisi emiten di pasar," tutur Iding.
Oleh karena itulah, Iding menambahkan bahwa jangka waktu ini juga akan digunakan MSCI untuk menilai kinerja pasar modal Indonesia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: