Mengungkap Siapa Dalang Penyadapan Presiden Prabowo? Yusril Curigai Pihak Ini yang Terlibat

Rabu 04-11-2026,18:55 WIB
Mengungkap Siapa Dalang Penyadapan Presiden Prabowo? Yusril Curigai Pihak Ini yang Terlibat

Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra, memastikan Polri tetap di bawah naungan Presiden -Sekretariat Presiden-

BACA JUGA:Nama Eks Kapolri Listyo Sigit Mendunia! Media Asing Soroti Kasus Penyadapan Presiden Prabowo

Yusril menegaskan, penetapan tiga tersangka bukan berarti penyidikan telah selesai. Menurutnya, pengembangan perkara masih sangat mungkin dilakukan apabila penyidik menemukan bukti baru yang mengarah kepada pihak lain.

Hal yang perlu diungkap bukan hanya siapa yang menjalankan penyadapan, melainkan juga siapa yang memerintahkan, siapa yang berkepentingan, serta ke mana informasi hasil penyadapan tersebut disalurkan.

Yusril menyebut kemungkinan adanya aktor politik di luar pihak-pihak yang sudah ditetapkan sebagai tersangka masih menjadi bagian dari pendalaman.

"Proses pengembangan terhadap kasus ini akan berjalan dan nanti akan menjadi terbuka untuk siapa, untuk kepentingan apa penyadapan dan intersepsi ini dilakukan, apakah melibatkan aktor politik di luar orang-orang yang tadi sudah ditahan atau tidak," jelasnya.

Dengan demikian, penyidik masih memiliki pekerjaan besar untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak yang berada di balik operasi tersebut.

Selain dugaan keterlibatan aktor politik, spekulasi mengenai kemungkinan campur tangan pihak asing juga ikut mencuat.

Menanggapi hal tersebut, Yusril mengatakan pemerintah belum memiliki dasar untuk memastikan ada atau tidaknya keterlibatan pihak luar negeri.

Ia meminta publik tidak membangun kesimpulan hanya berdasarkan dugaan. Menurutnya, semua kemungkinan harus diuji melalui proses penyidikan dan pembuktian hukum.

"Kita tidak dapat berprasangka apa-apa, biar penyidikan yang akan membukanya, apakah juga ada mungkin keterlibatan pihak asing. Sampai hari ini kita belum dapat menjawab pertanyaan itu," tuturnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa penyidik masih harus menelusuri berbagai kemungkinan, termasuk motif dan kepentingan di balik dugaan penyadapan terhadap sejumlah nomor penting. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait