Akademisi Ingatkan Confirmation Bias di Balik Polemik Ijazah Jokowi, Apa Itu?

Sabtu 07-11-2026,17:15 WIB
Akademisi Ingatkan Confirmation Bias di Balik Polemik Ijazah Jokowi, Apa Itu?

- Akademisi Universitas Airlangga (Unair), Dr. Suko Widodo, mengingatkan bahwa banyaknya tuduhan yang beredar di ruang publik tidak dapat dijadikan ukuran untuk menentukan kebenaran dalam polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)-dimas rafi-

Kedua persoalan tersebut perlu ditempatkan berdasarkan fakta, objek permasalahan, serta mekanisme pembuktian masing-masing.

Di sisi lain, Suko menegaskan bahwa kritik terhadap seorang mantan presiden tetap merupakan hak demokratis masyarakat.

Kritik diperlukan sebagai bagian dari pengawasan publik terhadap penyelenggaraan kekuasaan.

BACA JUGA:Jokowi Murka! Tak Terima Ayah-Ibu Kandung Dituding dalam Kasus Ijazah Palsu,: Siapa yang Tak Sakit Hati!

Namun, kritik harus disampaikan secara bertanggung jawab dengan mengedepankan bukti dan argumentasi yang dapat diuji, bukan berkembang menjadi serangan personal.

"Kritik tidak boleh berubah menjadi fitnah, sementara tuntutan etika tidak boleh digunakan untuk membungkam kritik," tegasnya.

Suko menilai prinsip tersebut perlu dijaga agar perdebatan publik mengenai persoalan hukum maupun politik tetap berlangsung secara sehat.

Dengan demikian, polemik ijazah Jokowi seharusnya menjadi ruang untuk mengedepankan pembuktian yang objektif, tanpa menjadikan intensitas tuduhan ataupun perbedaan pilihan politik sebagai dasar untuk menarik kesimpulan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: