Dokter Bilang Jangan Konsumsi 3 Minuman Ini Saat Kondisi Tubuh Terasa Panas, Bisa Alami Serangan Jantung!

Rabu 06-07-2022,12:08 WIB
Reporter : Risto Risanto
Editor : Risto Risanto

JAKARTA, DISWAY.ID - Menurut para ahli, paparan suhu tinggi dapat meningkatkan risiko timbulnya masalah jantung dan salah satunya bisa menyebabkan jantung bekerja terlalu keras

Maka dari itu, untuk meminimalkan risiko kepanasan maka ada tiga minuman yang sebaiknya dihindari dalam kondisi cuaca terik.

Kondiis tubuh yang sangat panas biasanya hasil dari aktivitas fisik yang berkepanjangan dalam suhu tinggi.

BACA JUGA:Inilah Meli yang Viral Nyanyikan Lagu Remix 'Sikok Bagi Duo'

BACA JUGA:Izin ACT Dicabut Karena Gunakan Dana Sumbangan 13,7 Persen untuk Operasional

Hal itu dapat meningkatkan risiko sengatan panas yang berpotensi mematikan. Tapi itu juga dapat menempatkan beban besar pada jantung menurut para ahli.

Perlu diingat bahwa ada tiga minuman yang dapat memperburuk masalah dengan menghalangi aliran air dari sistem pencernaan ke aliran darah.

Penyakit panas biasanya muncul dengan sendirinya dalam tiga tahap, dimulai dengan kram yang disebabkan oleh hilangnya air dan natrium esensial.

Dehidrasi ini akhirnya membuka jalan menuju kelelahan akibat panas, yang merupakan awal dari sengatan panas.

BACA JUGA:Pantun Sindiran Rocky Gerung ke Jokowi: ‘Beli Kedondong Jangan Diborong, Sekali Melancong Jangan Berbohong'

BACA JUGA:Pendapat Ustaz Syafiq Basalamah Tegas Soal Perbedaan Puasa Arafah di Indonesia dan Arab: Kita Puasa Tanggal...

Menurut Harvard Health, ini bisa berbahaya bagi individu dengan kondisi kronis, termasuk masalah jantung.

Pada suhu tinggi, jantung memompa lebih keras dan berdetak lebih cepat untuk membantu tubuh melepaskan panas.

“Tidak hanya paparan panas tinggi meningkatkan risiko kelelahan panas dan stroke panas, tetapi juga dapat menempatkan beban tertentu pada kesehatan jantung,” tulis Harvard Health, dikutip Disway.id dari laman Daily Express pada Rabu, 6 Juli 2022.

“Ini dapat meningkatkan kemungkinan serangan jantung, aritmia jantung, dan gagal jantung," tambahnya.

Kategori :