Dahlan Iskan Puji Media yang Pertama Kali Memuat Peristiwa Penembakan: ‘Kok Hebat Banget’

Selasa 19-07-2022,06:24 WIB
Reporter : Syaiful Amri
Editor : Syaiful Amri

JAKARTA, DISWAY.ID - “Bisik-bisik keras” demikian Dahlan Iskan memberi judul isi tulisannya di kolom Catatan Harian Dahlan, Selasa, 19 Juli 2022. 

Dalam tulisannya, Dahlan menyanjung media yang pertama kali mengangkat peristiwa ‘polisi tembak polisi’ di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada Jumat 8 Juli 2022.  

Menariknya, Dahlan Iskan berniat memberi penghargaan kepada media tersebut, khususnya kepada wartawan yang menulis. 

BACA JUGA:Bisik-bisik Keras 

Sayang, mantan wartawan majalah Tempo pada 1976 itu tak menemukan jawabannya. “Saya ingin memberi penghargaan kepada media pertama itu. Kok hebat banget,” tulis Dahlan Iskan.

Lantaran penasaran itu, Dahlan pun mencari tahu lewat beberapa pimpinan media, termasuk bos atau pemilik media. 

Jawabannya sama. Tidak satu pun media yang bisa mengklaim pertama kali mengungkap peristiwa yang kini begitu viral hingga media-media internasional ikut memberitakan. 

Ternyata, yang menjadi pijakan media adalah konferensi pers yang digelar 11 Juli 2022. Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan yang pertama kali menyampaikan adanya insiden berdarah itu.

BACA JUGA:Otopsi Ulang 

Nah, dari bahan konferensi pers itulah wartawan sudah mulai bisa menulis peristiwa yang terjadi. Minimal sebagai pijakan reportase.

“Di zaman sekarang, ternyata cara merahasiakan peristiwa sensitif masih sama. Termasuk soal tembak-menembak polisi itu. Sampai tiga hari kemudian pun belum ada wartawan yang tahu. Hebat sekali. Kalau itu di zaman Orde Baru tidak ada yang heran. Ini terjadi di zaman medsos,” sambung Dahlan Iskan.

Di bagian lain, Dahlan juga menyebut, wartawan tertolong oleh ‘bisik-bisik-keras’ media sosial. Sehingga, wartawan punya alasan untuk melakukan konfirmasi ke sumber yang kompeten.

“Itulah yang disebut fakta model baru. Di dunia media masa kini,” imbuhnya.

BACA JUGA:4 Ponsel Brigadir J Berisi Percakapan dengan Istri Irjen Ferdy Sambo Jadi Bukti Petunjuk 

Lalu mengapa rahasia yang begitu rapat itu akhirnya dibuka ke publik. Kemungkinan pertama, sebut Dahlan, sudah berkembang bisik-bisik di lingkungan terbatas Polri. 

Kategori :