Masjid Eril Dibangun dari Hasil Ngemis Ridwan Kamil? Gubernur Jawa Barat: Biasakanlah Tabayyun...

Selasa 26-07-2022,19:57 WIB
Reporter : Risto Risanto
Editor : Risto Risanto

JAKARTA, DISWAY.ID - Pegiat media sosial Rudi S Kamri mengecam Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang diduga telah membangun Masjid Al-Mumtadz untuk almarhum putranya, Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril dari hasil mengemis.

Rudi menganggap dana Rp 44,48 milliar itu dikumpulkan Ridwan Kamil dari hasil mengemis donasi ke publik karena tidak sanggup memenuhinya.

"Kalau masjid ini dibangun dengan biaya pribadi, monggo, meski menurut saya masih berlebihan," kata Rudi Kamri.

BACA JUGA:Tersisa Bharada E, 5 Ajudan Irjen Ferdy Sambo Selesai Diperiksa Komnas HAM: ADC Ini Pilar Utama dalam...

BACA JUGA:Nasib Anak yang Kakinya Dirantai Orang Tua di Bekasi, Pihak Keluarga Buat Pengakuan

"Ini membangun masjid untuk anaknya, dan mohon maaf, saya belum melihat perjuangan anaknya untuk Indonesia, dan Ridwan Kamil ngemis-nngemis donasi ke publik. Aneh enggak sih? Aneh bin ajaib Ridwan Kamil ini. Apa di Jawa Barat kekurangan masjid?," tuturnya menambahkan.

Melihat ucapan itu, Ridwan kamil langsung menggunakan 'hak jawab' yang disampaikannya melalui akun Instagram pribadinya pada Selasa, 26 Juli 2022.

Ayah Eril itu secara tegas membantah tudingan yang dilontarkan oleh Rudi S Kamri, karena ia menganggap dirinya tidak membangun masjid Al-Mumtadz dari hasil mengemis.

BACA JUGA:Jelang Autopsi Ulang Brigadir J Keluarga Datangi Polda Jambi, Kamaruddin Angkat Bicara

BACA JUGA:Pemda Diingatkan, Pengadaan Barang dan Jasa Produk Lokal Minimal 40 Persen

"HAK JAWAB SAYA, Atas tudingan pak @rudikamri bahwa kami mengemis-ngemis dana pembangunan Al Mumtadz," tulis Ridwan Kamil di akun Instagram (@ridwankamil).

Terlihat ada 7 poin yang disampaikan ayah Eril itu dalam mencoba membantah tudingan yang disinggung kepadanya.

Berikut poin-poin yang disampaikan Ridwan Kamil untuk membalas tudingan 'mengemis' dalam membangun masjid Al-Mumtadz.

1. Islamic Center di Cimaung ini sudah berlangsung 3 tahun sebelum Eril wafat, dengan dana pribadi yang dicicil sesuai rejekinya.

BACA JUGA:Jelang Otopsi Ulang Jenazah Brigadir J, Irjen Aryanto Sutadi Larang Ahli Forensik Lakukan Ini, Ternyata...

Kategori :