Data Senjata dan Lima CCTV Dikantongi Komnas HAM, Choirul Anam: Tiga Data Penting dari Lapfor

Rabu 10-08-2022,18:39 WIB
Reporter : Reza Permana
Editor : Reza Permana

JAKARTA, DISWAY.ID – Setelah datang memenuhi undangan Komnas HAM, tim lapfor Polri memberikan beberapa data dan keterangan terkait CCTV, data HP serta keterangan mengenai balistik.

Dalam pertemuan tersebut, terdapat tiga data penting yang di bahas oleh Komnas HAM dengan tim labfor.

Pertama adalah lima data TVR atau data CCTV yang di sampaikan oleh pihak tim Lapfor dan yang kedua adalah terkait data satu HP dari pihak yang terkait dengan tewasnya Brigadir J di rumah Ferdy Sambo.

Ketiga data tentang balistik, mulai dari jumlah peluru yang diperiksa di lap, jenis senjata yang digunakan serta GSR atau guns shoot residu, selain itu ada juga tentang metalurgi atau komposisi logam dari peluru yang digunakan.

BACA JUGA:Mahfud MD Sebut Motif Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J Sensitif, Tifatul Sembiring: Cerita Orang Dewasa?

BACA JUGA:Untirta Jadi Trending Topic Gegara Ospek Gila yang Dilakukannya, Bikin Maba Sampai Masuk IGD!

“Kami melakukan pertemuan cukup lama hingga lima setengah jam karena materi yang dibahas cukup banyak dan detil,” jelas Beka Ulung Hapsari selaku Komisioner Komnas HAM.

Choirul Anam yang juga Komisioner Komnas HAM menambahkan, tim lamfor menjelaskan  kondisi TVR, apakah mengalami kerusakan atau tidak, serta penyebab kerusakannya.

Terkait dengan uji balistik yang paling penting adalah mengenai peluru, di mana dicek metalurginya, apakah peluru tersebut identik dengan senjata yang diberikan kepada lapfor oleh penyidik tau tidak.

BACA JUGA:Daftar di Hari yang Sama Bareng Koalisi Indonesia Bersatu, PSI Sebut Ini Sebagai Tanda Alam

BACA JUGA:116 Guru PPPK Kemenag di Provinsi Ini 2 Bulan Belum Gajian

“Selain itu juga diungkapkan identitas senjata yang jumlahnya ada 2,” tambah Anam.

Sedangkan GSR juga ditunjukan oleh tim lapfor, baik yang di tubuh Brigadir J serta residu ditempat lainya.

Anam juga menambahkan terkait dengan sidik jari, saat ini di selidiki oleh tim inafis dan kami sedang menjadwalkan kapan akan bertemu dengan tim tersebut.

BACA JUGA:Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Tewasnya Santri Daar El-Qolam, Pelaku Anak Bagaimana Hukumnya?

Kategori :