AKP Irfan Widyanto Peraih Adhi Makayasa Jadi Tumbal Insiden Duren Tiga

Rabu 07-09-2022,18:21 WIB
Reporter : Syaiful Amri
Editor : Syaiful Amri

JAKARTA, DISWAY.ID - AKP Irfan Widyanto peraih Adhi Makayasa Akademi Kepolisian angkatan 2010 terseret dalam drama berdarah Duren Tiga yang di-desain Ferdy Sambo Cs.

AKP Irfan Widyanto diperiksa Tim Siber Bareskrim Polri pada Rabu, 7 September 2022.

Pemeriksaan AKP Irfan Widyanto tentu masih berkaitan dengan rentetan peristiwa tewasnya Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) pada Jumat, 8 Juli 2022.

BACA JUGA:Reuni Duren Tiga

Waktu pemeriksaan AKP Irfan Widyanto, bersaamaan dengan Ferdy Sambo yang dilakukan Dittipidsiber di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Nurul Azizah membenarkan pemeriksaan itu. 

Kasus apa yang sebenarnya menjerat AKP Irfan Widyanto? Irfan diduga ikut mencopot rekaman CCTV di rumah dinas Ferdy Sambo di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

"Ya, AKP IW diperiksa pukul 13.00 WIB. Pemeriksannya di di Bareskrim Mabes Polri," jelas Nurul Azizah di gedung Divisi Humas Mabes Polri, 7 September 2022.

Irfan merupakan mantan Kasubnit I Subdit III Dittipidum Bareskrim Polri.

Kabar yang beredar AKP Irfan Widyanto ikut menyisir rekaman CCTV di sekitar Duren Tiga, rumah dinas Ferdy  Sambo pasca kejadian berdarah yang menewaskan Brigadi J sekitar 12-13 Juli 2022. 

Berikut ini aksi AKP Irfan Widyanto cs di Duren Tiga:

  1. Mengganti dekodernya bersama personil Biro Paminal Kombes Agus Nurpatria.
  2. AKP Irfan Widyanto mendapatkan tugas dari atasannya Kombes Ari Cahya.
  3. KombesAri Cahya adalah anggota Tim Intelijen II Satgas Merah Putih dipimpin Ferdy Sambo.
  4. Kombes Agus Nurpatria mendapat perintah Brigjen Hendra Kurniawan (mantan Kepala Biro Paminal) 
  5. Ada 2 CCTV yang dicopot di kediaman Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplianit yang bersebelahan dengan rumah dinas Sambo dan di dekat lapangan basket.
  6. Setelah berhasil dicopot CCTV dan dekoder itu diamankan oleh Biro Paminal Polri. 

Aksi mereka dinilai bagian dari obstruction of justice kasus pembunuhan Brigadir J yang harus dibawa ke meja hijau.


Irjen Pol Ferdy Sambo menjadi otak pelaku di balik kasus pembunuhan Brigadir J bersama Bhadar E, Bharada RR dan K, di rumah dinas Komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Jumat 8 Agustus 2022.-Syaiful Amri/Disway.id-disway.id --

Sejauh ini timsus baru menetapkan tujuh orang tersangka dalam kasus ini.  Sementara hampir 100 polisi lintas pangkat, dan jabatan terlibat dalam dugaan rekayasa kematian Brigadir Yosua Hutabarat.

Kategori :