Pengakuan Marc Klok Saat Membela Timnas Indonesia, 'Saya Malu'

Sabtu 11-02-2023,17:25 WIB
Reporter : M. Ichsan
Editor : M. Ichsan

JAKARTA, DISWAY.ID-- Pemain naturalisasi timnas Indonesia Marc Klok mengaku malu karena aksi 'drama' saat laga semifinal leg kedua Piala AFF 2022 antara Indonesia melawan Vietnam.

Hal ini diungkapkan oleh pemain asal Belanda tersebut dalam program podcat 433: The Home Of Foodball, saat dirinya memberikan kontribusi luar biasa di Piala AFF 2022.

BACA JUGA:Tak Ada Ampun! Orang Tua Brigadir J Ingin Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Tetap Dihukum Mati: Kasus Pembunuhan Sudah Jelas

BACA JUGA:Bulog Bersama Polda Banten Tangkap 7 Pelaku Penyimpangan Distribusi Operasi Pasar, Begini Modusnya

"Saat istirahat, pelatih menyuruh saya melakukan sesuatu untuk membuat Van Hau meninggalkan lapangan," ungkap Marck Klok dikutip Disway dari laman bongda24h.

Menurut Marc Klok, bukan hanya dirinya saja, tapi pemain lain di tim Indonesia semuanya diinstruksikan oleh Shin Tae-yong untuk mengincar bek Vietnam, Van Hau agar terkena kartu oleh wasit.

BACA JUGA:Korban Pemerkosaan Tol Jakarta-Tangerang Disebut Baru Kenal dengan Pelaku

BACA JUGA:Ternyata Jeka Saragih Salah Ikut Kelas di Road To UFC, Manager: Dia Akan Tebus Kesalahannya di Kelas yang Tepat!

Di lapangan My Dinh, Van Hau melakukan banyak tekel dengan kedua kaki dan siku. Setelah setiap kali, dia bertingkah seperti sedang kesakitan. Saya tahu banyak orang bertanya-tanya mengapa. Van Hau hanya harus menerima 1 kartu kuning" 

Marc Klok mengaku malu

Di babak kedua, gelandang kelahiran Belanda itu melakukan pelanggaran saat jatuh ke lapangan begitu menyentuh Van Hau. 

Namun, drama ini tak membodohi wasit yang berdiri tepat di sampingnya. Usai pertandingan, bek bernomor punggung 5 tim Vietnam itu menyebut Marc Klok sebagai "aktor drama".

BACA JUGA:Cuma Dianggap Teman, Pria Ini Gugat Teman Wanitanya Rp 34, 2 Miliar

BACA JUGA:Akhirnya! Guru Agama di Duren Sawit Terancam 20 Tahun Penjara, Terbukti Cabuli 7 Siswi SD di dalam Kelas

"Saya mencoba untuk memprovokasi dia, tapi dia sangat pintar. Saya mencoba untuk bertindak seperti saya disikut olehnya, tapi sayangnya dalam situasi itu tangannya tersembunyi dengan sangat baik," beber Klok.

Kategori :