Korban Kedua Bus Masuk Jurang di Guci Tegal Meninggal Setelah Jalani Perawatan

Senin 08-05-2023,10:46 WIB
Reporter : Anisha Aprilia
Editor : Reza Permana

JAKARTA, DISWAY.ID - Jumlah korban meninggal akibat terjunnya bus wisata di Guci Tegal bertambah satu orang.

Dengan demikian, korban meninggal akibat peristiwa tersebut berjumlah 2 orang. 

"Iya sampai dengan saat ini ada 2 korban yang meninggal dunia yang pertama meninggal dunia pada saat perawatan di puskesmas dan yang kedua meninggal dunia pada pagi hari tadi saat mendapatkan perawatan di dokter Susilo," kata AKBP Mohammad Sajarod Zakun selaku Kapolres Tegal saat dihubungi, Senin, 8 Mei 2023.

Lebih lanjut, AKBP Sajarod mengatakan seluruh korban dari kecelakaan tersebut telah dibawa ke Tangerang Selatan. 

BACA JUGA:Diajak Staycation Untuk Perpanjang Kontrak Kerja, AD: Kamu Habis Kontrak Aja, Gak Tidak Usah Diperpanjang

BACA JUGA:Ini Daftar Jadwal dan Lokasi Perpanjang SIM Keliling Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang Hingga Bekasi Hari Ini, Senin 8 Mei 2023

"30 untuk seluruhnya udah dibawa ke tangsel sebanyak 20 (diantaranya) di rujuk ke rumah sakit sana," ungkapnya. 

Ia menjelaskan sampai saat ini masih ada 3 orang lainnya yang masih dirawat inap. 

"Sampai saat ini ada 3 yang masih rawat inap namun dari 3 tersebut satu diantaranya subuh pagi tadi meninggal dunia dalam perawatan di rumah sakit dokter susilo," ujarnya. 

BACA JUGA:Rentan Dikudeta Liverpool! MU Terancam Main di Liga 'Malam Jumat' Musim Depan

BACA JUGA:Lokasi dan Tanggal Konser Coldplay di Jakarta Bocor, Sandiaga Uno Buka Suara!

Sebelumnya, Polisi mengamankan sopir bus pariwisata yang terperosok ke sungai daerah Guci, Tegal, Jawa Tengah, di Polres Tegal.

"Sopir sedang kita amankan, nanti kita mintai keterangannya, peristiwa dan kronologisnya, tentunya juga pertanggungjawabannya seperti apa," kata Dirlantas Polda Jawa Tengah Kombes Agus Suryo kepada wartawan, Minggu, 7 Mei 2023.

Lebih lanjut, Agus menerangkan saat ini pihaknya tengah melakukan olah TKP untuk mencari penyebab terjadinya kecelakaan tersebut. 

"Ini masih olah TKP. Kita paling utama adalah mengamankan korban, terus nanti kita evakuasi, terus nanti kita lakukan penyelidikan dan penyidikan juga," ucap dia. 

Kategori :