Xinyi Tidak Masuk Pabrik Kaca 10 Besar di Dunia yang Rencananya Akan Berinvestasi di Pulau Rempang, Berikut Daftarnya

Selasa 19-09-2023,11:54 WIB
Reporter : Reza Permana
Editor : Reza Permana

JAKARTA, DISWAY. ID – Bahlil Lahadalia selaku Menteri Investasi Indonesia sempat mengatakan jika Xinyi yang akan membangun pabriknya di Pulau Rempang merupakan pabrik kaca terbesar di dunia.

Akan tetapi data dari berbagai sumber dan pendapatan tahunan, Xinyi bukan pabrik kaca 10 besar di dunia yang akan ivestasi di Pulau Rempang, di mana peringkat pertama dipegang oleh Saint Gobain, Cornwall Glass dan Sichuan Shubo Group.

Saint Gobain asal France yang berdiri 1665 dengan pendapatan tahunan pada 2021 mencapai 47.7 miliar dolar Amerika, kemudian Cornwall Glass dengan pendapatan tahunan pada 2021 mencapai 36.6 miliar dolar Amerika dan Sichuan Shubo Group dengan pendapatan tahunan pada 2021 mencapai 19.78 miliar dolar Amerika.

Sedangkan Xinyi sendiri dari laporan pada website resminya mengatakan bahwa pendapatana tahunan mereka pada semester pertama 2023 mencapai 12.6 miliar dolar Hongkong atau sekitar 1.6 miliar dolar Amerika saja.

BACA JUGA:Selebgram Virly Virginia Datangi PMJ Atas Kasus Rumah Produksi Video Porno Jaksel

BACA JUGA:Nur Utami Mengetahui Suaminya Bandar Narkoba Sebelum Menikah, Polri: Kenalan Saat S di Lapas

Tentu saja pendapatan tahunan dari Xinyi sangat jauh dari pendapatan tahunan pabrik kaca terbesar di dunia,.

Secara usia, Xinyi Glass Holdings Co., Ltd merupakan pabrik kaca yang berdiri sejak 1988 yang jauh lebih muda dari Beijing Glass Group yang telah berdiri sejak 1940 dan Santo Gobain yang berdiri sejak 1665.

Xinyi Glass Holdings mulai terdaftar di papan utama Bursa Efek Hong Kong pada bulan Februari 2005 dengan kode saham: 00868.HK.

Dalam situr resminya menyebutkan jika Xinyi Glass merupakan produsen kaca terintegrasi terkemuka di dunia, berkomitmen untuk memproduksi kaca apung, kaca otomotif, kaca arsitektur hemat energy dan produk lainnya.

BACA JUGA:Status Pulau Rempang Bukan Tanah Adat Diungkap Pakar Hukum Pertanahan, Pengamat Kebijakan Publik: Janji Kampanye Presiden 2019 Jadi Bumerang

BACA JUGA:Pegadaian Umumkan Pemenang Undian Pegadaian Poin 2023 Periode Pertama

Dalam usianya yang ke 35 tahun, Xinyi Glass telah mempunyai 12 basis produksi domestik utama yang berada di Delta Sungai Mutiara, Delta Sungai Yangtze, Zona Ekonomi Bohai Rim, Zona Ekonomi Chengdu-Chongqing, Lingkaran Ekonomi Yunnan Tengah, dan Zona Ekonomi Teluk Beibu.

Disebutkan juga jika Xinyi Glass tengah mengembangkan bisnisnya ke negara lain diantaranya di Malaysia dan Indonesia yang masih dalam persiapan.

Dari kumpulan beberapa situs diketahui bahwa terdapat 10 pabrikan kaca terbesar dunia di mana Xinyi Glass sendiri masih belum masuk dalam daftar tersebut.

Kategori :