Tragis! Anak Kembar Perempuan Palestina Tewas Dibom Israel, Sudah Ikhtiar 10 Tahun untuk Hamil

Senin 04-03-2024,10:00 WIB
Reporter : Marieska Harya Virdhani
Editor : Marieska Harya Virdhani

JAKARTA, DISWAY.ID - Nasib tragis dialami seorang perempuan Palestina bernama Rania Abu.

Dua bayi kembarnya tewas terbunuh karena kekejian bom Israel. 

Usahanya hamil untuk memiliki anak kembar dicobanya setelah 10 tahun mencoba.

Namun nahas, serangan Israel membunuh mereka berdua.

Butuh waktu 10 tahun dan tiga kali fertilisasi in-vitro (bayi tabung) agar Rania Abu Anza bisa hamil.

Dan hanya beberapa detik saja hingga dia kehilangan anak kembarnya yang berusia lima bulan, laki-laki dan perempuan.

Serangan Israel menghantam rumah keluarga besarnya di kota Rafah di Gaza selatan pada Sabtu malam, menewaskan anak-anaknya, suaminya dan 11 kerabat lainnya.

Peristiwa itu menyebabkan sembilan lainnya hilang di bawah reruntuhan, menurut korban selamat dan pejabat kesehatan setempat.

BACA JUGA:No Other Land Sabet Penghargaan Festival Film Berlin, Kisah Penderitaan Rakyat Palestina atas Israel

Kronologi

Rania bangun sekitar jam 10 malam untuk menyusui Naeim, si laki-laki, dan kembali tidur dengan dia di satu tangan dan Wissam, si perempuan, di tangan lainnya.

Suaminya sedang tidur di samping mereka.

Ledakan terjadi satu setengah jam kemudian.

Rumah itu runtuh.

“Saya berteriak memanggil anak-anak dan suami saya,” katanya minggu ini sambil terisak dan menggendong selimut bayi di dadanya dikutip dari Sydney Morning Herald. 

Kategori :