3 Hal yang Perlu Diketahui dari Gencatan Senjata Israel-Hamas, Apa Saja?

Gencatan senjata dengan Israel disambut warga Gaza dan para tawanan segera dibebaskan oleh Hamas serta Israel.-dok disway-
JAKARTA, DISWAY.ID -- Israel dan Hamas menyepakati gencatan senjata di Gaza, Palestina mulai 19 Januari 2025.
Kesepakatan ini diberlakukan setelah Israel menyerang Palestina selama 15 bulan atau 460 hari berkonflik.
Kabar gencatan senjata Israel-Hamas ini diumumkan dalam konferensi pers oleh Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani pada Rabu, 15 Januari 2025.
BACA JUGA:Gencatan Senjata Israel-Hamas Dimulai Pada 19 Januari 2025, Ini Isi Kesepakatannya
BACA JUGA:Israel dan Hamas Sepakat Menghentikan Perang, Bagaimana Nasib Para Sandera?
Dalam pernyataannya, PM Qatar Sheikh Mohammed menyampaikan pengumuman gencatan senjata berlaku Minggu, 19 Januari 2025.
Rincian kesepakatan juga melaporkan bahwa keputusan tersebut juga disetujui kedua belah pihak.
Kesepakatan ini juga akan menghentikan perang di Gaza dan dilakukan pertukaran sandera dan tahanan.
Israel diperkirakan akan membebaskan sekitar 1.000 sandera Palestina yang beberapa di antaranya telah dipenjara selama bertahun.
BACA JUGA:Menlu Sambut Baik Gencatan Senjata Hamas dengan Israel: Jadi Momentum Perdamaian di Palestina
3 Hal yang Perlu Diketahui dari Gencatan Senjata
Menurut Qatar sebagai mediator, gencatan senjata akan berlangsung selama 42 hari atau enam pekan.
Gencatan senjata berlangsung dengan tiga tahap, diantaranya sebagi berikut.
Pertama, berfokus pada pertukaran sandera, penarikan pasukan Israel secara bertahap, dan pemberian bantuan kemanusian ke Gaza.
Meski akan melakukan pertukaran sandera, belum diketahui berapa banyak sandera yang akan dibebaskan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: