JAKARTA, DISWAY.ID - Menanggapi kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) yang melanda karyawan PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan dengan tegas menyatakan bahwa Pemerintah akan selalu berada di garis depan dalam memperjuangkan hak dan nasib para pekerja PT Sritex.
Dalam keterangannya, Wamenaker Immanuel menyatakan bahwa sebanyak 2.500 pekerja Sritex saat ini sedang tidak di-PHK, namun dirumahkan karena perusahaan tidak berproduksi akibat kurangnya bahan baku. "Saya tegaskan, kami akan selalu ada di garis depan untuk memperjuangkan nasib para pekerja Sritex," ujar Wamenaker Immanuel dalam keterangan resminya di pabrik Sritex, Sukoharjo, pada Sabtu 16 November 2024. BACA JUGA:Diliburkan Karena Stok Bahan Baku Menipis, Sritex Ungkap Karyawan Tetap Digaji BACA JUGA: Ombudsman RI Desak Pemerintah Percepat Penyelamatan Sritex, Ungkap Bahan Baku Hampir Menipis Selain itu, Immanuel juga menambahkan masih banyak masyarakat masih banyak yang menyalah pahami makna antara dirumahkan dan PHK. Menurutnya, hal inilah yang membuat kabar PHK semakin kencang digembar-gemborkan. "Jangan salah definisi ya soal itu, biar masyarakat paham mana PHK, dan mana yang dirumahkan," tegas Immanuel. Menurut Wamenaker Immanuel, jika nanti putusannya tetap ada PHK bagi pekerja Sritex, pihaknya memastikan seluruh proses PHK tersebut dapat berjalan sesuai dengan aturan ketenagakerjaan, serta menjamin hak-hak pekerja tetap terlindungi. "Kami sangat memahami bahwa kabar mengenai PHK ini membawa dampak besar bagi para pekerja Sritex dan keluarganya. Oleh karena itu, kami pastikan agar hak-hak pekerja terpenuhi dan sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku," ucap Immanuel.Masyarakat Agar Tidak Salah Paham, Wamenaker Pastikan Tidak Ada PHK Karyawan Sritex
Sabtu 16-11-2024,23:33 WIB
Reporter : Bianca Khairunnisa
Editor : Khomsurijal W
Kategori :
Terkait
Rabu 14-01-2026,16:23 WIB
Minta Nambah, Kelakar Menlu Sugiono yang Masih Kurang Didampingi 3 Wamen
Senin 05-01-2026,21:24 WIB
Pakar Kritisi Dampak Kenaikan UMP : Dari Pengangguran hingga Ancaman PHK
Selasa 30-12-2025,18:58 WIB
Jelang Tutup Tahun Anggaran 2025, Wamenkeu Suahasil: Rencana APBN Jangan Sekadar Dijalankan
Minggu 14-12-2025,09:25 WIB
Kejagung Sita Hotel Ayaka Suites, Bukti Nyata Kejar Pemulihan Kerugian Negara!
Kamis 04-12-2025,04:41 WIB
Hippindo Nilai Muatan Raperda KTR soal Larangan Pemajangan Produk Tembakau di Toko Ritel Dapat Berdampak PHK
Terpopuler
Rabu 28-01-2026,04:00 WIB
Board Manual
Rabu 28-01-2026,10:06 WIB
Keluarga Denada Tahu Siapa Ayah Kandung Ressa, Sebelumnya Sempat Ramai Nama Teuku Ryan
Selasa 27-01-2026,21:12 WIB
Harapan Orang Tua Korban Bullying Sekolah Swasta Kelapa Gading Kandas usai Putusan Banding Diketok
Selasa 27-01-2026,20:14 WIB
Anak Guru SD Tangsel yang Dipolisikan Wali Murid Buka Suara, Cerita Kronologi dan Harapannya
Selasa 27-01-2026,23:30 WIB
Lebih dari 3.600 Unit Meikarta Sudah Dihuni, Menteri PKP Juga Dukung Pembangunan Rusun Subsidi
Terkini
Rabu 28-01-2026,17:28 WIB
Onad Sudah Bebas! Ini Orang yang Pertama Ditemui Setelah Keluar Rehabilitasi Narkoba
Rabu 28-01-2026,17:28 WIB
Ajukan Anggaran Tambahan Rp5,872 T, Kemenag Pastikan Bayar Tunjangan Profesi Guru dan Dosen
Rabu 28-01-2026,17:16 WIB
Indonesia Perkuat Modernisasi Industri Maritim Nasional dengan Monitoring Berbasis Teknologi Satelit
Rabu 28-01-2026,17:08 WIB
Satpol PP DKI Sita Hampir 40 Ribu Butir Tramadol Sepanjang 2025
Rabu 28-01-2026,17:02 WIB