Onad Sudah Bebas! Ini Orang yang Pertama Ditemui Setelah Keluar Rehabilitasi Narkoba
Bebas dari jerat hukum nyatanya bukan berarti beban mental Onad hilang sepenuhnya. Ia mengakui bahwa ada luka yang harus ia obati, terutama kekecewaan mendalam dari pihak keluarga dan rekan-rekan kerja yang sempat ia rugikan akibat kasus penyalahgunaan za-Istimewa-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Onadio Leonardo telah dinyatakan bebas rehabilitasi dari kasus penyalahgunaan narkoba selama tiga bulan di Yayasan Pemulihan Natura Indonesia.
Namun, alih-alih langsung bergegas kembali ke atas panggung atau hiruk-pikuk dunia malam, Onad sapaan akrabnya, ternyata sudah menyiapkan daftar prioritas yang jauh lebih menyentuh.
BACA JUGA:Tunggak Utang, PT Bissot Jaya Pratama Digugat PKPU Rp7,2 Miliar
BACA JUGA:Indonesia Perkuat Modernisasi Industri Maritim Nasional dengan Monitoring Berbasis Teknologi Satelit
Keluar dari pusat rehabilitasi pada Rabu 28 Januari 2026, Onad disambut hangat oleh sang istri, Beby Prisillia.
Dengan wajah yang terlihat jauh lebih segar dan bugar, mantan vokalis Killing Me Inside ini membeberkan rencana pertamanya sebagai pria yang telah "bersih" dari ketergantungan narkoba.
“Kayaknya gue mau ke rumah Habib Jafar dulu sudah pasti. Eh, sorry, nomor satu gue mau ketemu anak gue dulu,” ungkap Onad dengan gaya bicaranya yang ceplas-ceplos saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Rabu 28 Januari 2026.
Bebas dari jerat hukum nyatanya bukan berarti beban mental Onad hilang sepenuhnya. Ia mengakui bahwa ada luka yang harus ia obati, terutama kekecewaan mendalam dari pihak keluarga dan rekan-rekan kerja yang sempat ia rugikan akibat kasus penyalahgunaan zat terlarang tersebut.
BACA JUGA:Satpol PP DKI Sita Hampir 40 Ribu Butir Tramadol Sepanjang 2025
BACA JUGA: Thomas Djiwandono Minta Lepaskan Imej sebagai Keponakan Prabowo: Tolong Lihat Rekam Jejak
Bagi Onad, menghubungi orang tua adalah langkah wajib setelah ia puas melepas rindu dengan sang buah hati.
"Habis itu gue mau telepon orang tua yang masih kecewa banget, teman-teman yang gue rugiin, baru deh istirahat tidur di rumah," tutur Onad.
Tiga bulan mendekam di panti rehab memberikan ruang refleksi yang cukup dalam bagi Onad. Ia tidak menampik bahwa apa yang dialaminya merupakan sebuah "kesalahan bodoh" yang tidak seharusnya terjadi.
Meski begitu, ia memilih untuk berdamai dengan keadaan dan menerima segala konsekuensi hukum dengan lapang dada.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: