Saking pakemnya, di beberapa sektor sirkuit test rider hanya main rem belakang dengan sedikit colekan saja.
Test rider merasa rem cakram belakang dengan ukuran 230 mm sudah cukup untuk memberi rasa aman. Nggak terasa 4 lap dilibas.
Varian Yamaha Aerox Alpha CyberCity.-Dok. Yamaha-
Kemudian test rider kami menjajal varian Aerox Alpha CyberCity yang sedikit lebih berbeda.
Jangan lupa, varian ini hanya dapat dioperasikan dengan teknologi Smart Key System (SKS).
Di lap pertama, test rider kami tak lagi memerlukan adaptasi karena secara feeling gaya berkendara sama persis.
Perbedaan besar antara Aerox Alpha CyberCity dan Standard yakni handling yang lebih baik.
BACA JUGA:Menghadap Prabowo, Abdul Mu'ti Bakal Minta Persetujuan Soal Konsep Baru PPDB
Maklum, frame yang lebih rigid berkat center tunnel pada frame barunya lebih tebal 3 mm dari versi sebelumnya (27 mm ke 30 mm).
Ditambah suspensi belakang Aerox Alpha CyberCity sudah dilengkapi dengan kompresi tabung.
Feeling pengendara saat manuver di tikungan jauh lebih percaya diri.
Setidaknya test rider Disway bisa melakukan late braking dengan rem depan.
Hal tersebut karena dipengaruhi pengereman skutik ini yang sudah didukung fitur ABS.
BACA JUGA:Gugatan Cerai Sherina Munaf pada Baskara Mahendra Tercatat 16 Januari 2025
Ketika hendak masuk tikungan motor bisa dipaksa ke titik pengereman dengan sangat baik.
Perbedaan Besar di Aerox Alpha Turbo
Yamaha Aerox Alpha Turbo lebih gahar secara performa.-Dok. Yamaha-