“Kami menerima siapapun masuk ke Jakarta secara manusiawi. Tidak ada operasi yustisi," kata Pramono melalui keterangan tertulis.
Kendati demikian Pramono akan menerapkan Program Penataan Administrasi Kependudukan (Adminduk) yang dilakukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta.
"Kami akan tetap menerapkan sesuai dengan Program Dinas Dukcapil, yaitu penataan administrasi kependudukan sehingga siapapun masuk ke Jakarta, silakan. Kita akan tetap memantau dokumen administrasi kependudukannya,” tuturnya.