PHK Tembus 88.519 Kasus, 7,28 Juta Orang Pengangguran: DPR Targetkan UU Ketenagakerjaan Baru 2026
Secara nasional, angka pengangguran Indonesia pada 2025 mencapai 7,28 juta orang atau setara Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 4,74 persen-Illustrasi-
JAKARTA, DISWAY.ID -- Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menyoroti tingginya angka pengangguran lulusan perguruan tinggi di tengah lonjakan pemutusan hubungan kerja (PHK).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pengangguran terbuka dari kalangan sarjana masih berada di atas 1 juta orang.
“Data BPS menunjukkan tingkat pengangguran terbuka lulusan perguruan tinggi ini masih relatif tinggi, 1 juta lebih,” ujar Nurhadi.
BACA JUGA:Gelombang PHK Picu Trauma Turun Kelas dan Krisis Identitas, Psikolog Beberkan Dampak Micro-Burnout
BACA JUGA:PHK Menggila 2025, Kelas Menengah Terpaksa Jadi Ojol dan freelance: Pengangguran Tembus 7,3 Juta
Secara nasional, angka pengangguran Indonesia pada 2025 mencapai 7,28 juta orang atau setara Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 4,74 persen.
Lulusan SMK menjadi penyumbang tertinggi, disusul lulusan perguruan tinggi yang mencapai sekitar 1,01 juta orang.
Tak hanya pengangguran terdidik, Nurhadi juga menyoroti tren kenaikan PHK dalam beberapa tahun terakhir.
- 2022: sekitar 25 ribu kasus
- 2024: 77.965 kasus
- 2025: 88.519 kasus
“Tahun 2025 PHK mencapai 88.519. Belum ada aksi nyata menghentikan laju PHK. Ini mohon menjadi atensi serius,” tegasnya.
BACA JUGA:Buktikan Nanti, Satu KTP Satu Harga Gas LPG 3 Kg Bikin Hidup Rakyat Lebih Mudah atau Makin Ribet
BACA JUGA:Satu KTP Satu Harga: Apakah Gas Melon Tepat Sasaran atau Malah Masalah Baru?
Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan DPR menargetkan Undang-Undang Ketenagakerjaan baru rampung paling lambat Oktober 2026.
“Kita kejar target agar Oktober tahun ini sudah ada UU Ketenagakerjaan yang baru,” ujarnya.
Menurutnya, regulasi baru tersebut harus adil bagi buruh, pengusaha, dan pemerintah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: