Enam Negara Afrika Berlatih Zakat dan Sertifikasi Amil ke Baznas dan IPB

Kamis 17-04-2025,10:13 WIB
Reporter : Subroto Dwi Nugroho
Editor : Subroto Dwi Nugroho

Rizaludin menyampaikan, dalam pelatihan ini peserta akan difokuskan pada dua skema kompetensi inti, yakni manajerial pengumpulan dan penyaluran zakat. 

“Untuk skema pengumpulan, peserta akan belajar tentang strategi pengumpulan, perencanaan, mengelola, mengevaluasi,  pelayani donatur, serta strategi peningkatan penghimpunan. Sementara dalam skema penyaluran, mereka akan mendalami bagaimana zakat bisa digunakan untuk pemenuhan kebutuhan dasar hingga pemberdayaan mustahik agar mandiri,” imbuhnya.

BACA JUGA:Seskab Teddy Bantah Hasan Nasbi Mundur dari Kepala PCO

BACA JUGA:Pengakuan 3 Hakim Terima Suap untuk Atur Vonis Lepas Diungkap, Kejagung: Kantongi Rp4 - Rp6 Miliar

Pelatihan ini, lanjut Rizaludin, juga menjadi bagian dari upaya diplomasi zakat internasional.

Ia berharap, peserta dapat mengadopsi model keberhasilan pengelolaan zakat di Indonesia dan menerapkannya di negara masing-masing.

Sementara itu,  Ernan Rustiadi menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi strategis dengan Baznas. 

“Peranan Baznas dalam kegiatan ini sangat luar biasa. Kami sudah banyak bekerja sama dan terus belajar satu sama lain. Di IPB, terutama melalui Departemen Ekonomi Syariah, kami memiliki sumber daya yang ahli dan jaringan internasional yang kuat. Dan alhamdulillah dengan berbagai kapasitas yang kami miliki, kami bisa berkontribusi melakukan pelatihan ini,” ujar Ernan.

Lebih lanjut, Ernan menyampaikan harapannya agar pelatihan ini menjadi program rutin yang membawa manfaat berkelanjutan.

BACA JUGA:Terungkap Bukti Permintaan Vonis Lepas Kasus Minyak Goreng, Kejagung: Hasil Penggeledahan di Rumah MS

BACA JUGA:Kadis LH Jadi Tersangka, Wali Kota Tangsel Angkat Bicara

“Kami berharap pelatihan ini bisa menjadi agenda rutin, tapi bukan sekadar rutinitas, melainkan program yang terus berkembang,” katanya.

Pada kesempatan tersebut,  Waryono  mengatakan, kegiatan ini menjadi ajang transfer pengetahuan sekaligus transfer keterampilan.

"Semoga dengan adanya pelatihan ini para peserta dapat memperoleh sertifikasi amil yang menunjukkan kompetensinya seorang seorang amil yang kompeten," ujarnya.

Salah satu peserta pelatihan, Chairman AZAWON, Muhammad Lawal Maidoki, menyatakan rasa kagumnya atas sistem pengelolaan zakat di Indonesia.

Ia menyebut, Baznas sebagai model institusi pengelola zakat yang profesional dan patut dijadikan rujukan internasional.

Kategori :