Pasalnya kata Rany kasus perundungan di kalangan sekolah selama ini sudah sangat mengkhawatirkan.
Pendidikan akhlak, menjadi satu hal yang perlu diprioritaskan bagi anak-anak.
Hal itu diungkapkan beberapa waktu lalu.
Rany menegaskan, perundungan bisa diminimalisasi.
BACA JUGA:Minuman Superhero Teka-Teki MPLS 2025, Ini Jawabannya yang Perlu Diketahui Siswa!
Anak-anak tidak hanya butuh pendidikan formal namun juga pendidikan moral dan akhlak harus digalakkan oleh para orangtua. Mengingat kondisi pergaulan di saat ini, moralitas dan akhlak semakin memudar.
"Jadi memang harus kembali lagi pendidikan akhlak, komunikasi antara orang tua dan pihak sekolah harus intens. Karena menurut saya, kalau akhlak itu tempatnya bukan di sekolah tapi dibangun di rumah,” ujar Rany dalam keterangannya.