Padel, diciptakan sejak 1969 oleh Enrique Corcuera dari Meksiko. Namun baru ngetren di Indonesia dalam dua hingga tiga tahun terakhir.
Popularitas mulai meroket pasca-pandemi COVID-19. Ini ketika masyarakat mencari alternatif aktivitas fisik yang menyenangkan. Namun tetap aman.
Di Indonesia Padel pertama kali berkembang pesat di Bali. Hal itu disampaikan Head Coach Padel Pro, Sunu Wahyu Trijati.
Ini tidak mengherankan. Mengingat Bali adalah destinasi wisata favorit bagi turis asing. Termasuk dari Amerika Latin—wilayah asal mula padel.
"Sebenarnya padel ini awalnya banyak di Bali dulu ya. Karena Bali banyak international people, banyak bule-bulenya. Jadi mungkin dari Bali yang pertama menyesuaikan untuk olahraga yang awal mulanya dari Amerika Latin ini untuk bisa dimainkan di Asia. Khususnya di Indonesia," terang Sunu Wahyu saat dikonfirmasi Disway di Jakarta pada Rabu, 16 Juli 2025.
Dari Bali, tren Padel menyebar ke Jakarta. Menarik minat masyarakat luas hingga melahirkan julukan "FOMO" bagi mereka yang tak ingin ketinggalan tren olahraga ini.
Padel sukses mencuri perhatian berkat karakteristiknya yang unik dan mudah diakses.
Sunu Wahyu menjelaskan perbedaan esensial yang membuat Padel lebih digemari khalayak luas. Salah satunya tidak membatasi usia pemain.
Selain itu, raket padel berbeda dari raket tenis. Raket padel memiliki permukaan padat berlubang. Tanpa senar. Ukurannya sedikit lebih kecil.
Raket padel memiliki masa pakai. Karena terbuat dari bahan seperti foam atau busa yang dikeraskan. Penggunaan rutin setiap hari dapat membuat foam mulai kurang nyaman dalam 6 bulan.
Tak hanya itu. Raket padel tidak boleh terkena panas berlebihan atau air. Pemain disarankan selalu menyimpan raket dalam tas setelah bermain. Tujuannya menjaganya tetap kering dan terlindung dari suhu ekstrem.
"Mulai anak-anak, orang muda, orang yang sudah berumur main Padel," ucap Wahyu.
Ini sangat berbeda dengan tenis. Butuhkan skill dan stamina lebih tinggi.
Komunitas Padel Nyok
Komunitas ini didirikan pada Januari 2024 di Jakarta Barat. Tujuannya mencari teman bermain dan memperkenalkan padel kepada Masyarakat luas.
Saat ini, anggotanya sekitar 100 orang. Mulai level pemain beginner hingga mahir.