Gubernur Pramono Beri Keringanan Pajak, Warga Berharap Ekonomi Jakarta Meningkat

Senin 29-09-2025,09:43 WIB
Reporter : Cahyono
Editor : Subroto Dwi Nugroho

Jika dilihat, Jakarta menjadi salah satu daerah di Indonesia yang sudah mandiri secara fiskal.

Di mana Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jakarta sudah tidak lagi bergantung dari pungutan pajak.

Hal ini tidak terlalu berdampak pada penghasilan daerah.

"Hal seperti ini tidak bisa dilakukan oleh daerah lain yang potensi PAD-nya sangat terbatas," pungkasnya.

BACA JUGA:Cegah Macet Horor Terulang di Jakarta, Jasa Marga Kembali Operasikan 4 Gerbang Tol yang Masih Diperbaiki

BACA JUGA:Kisah Hebat Lulusan Panti Sosial di Jakarta, dari Anak Jalanan Jadi Juara di Guangzhou

Warga Berharap Ekonomi Jakarta Membaik

Menanggapi Keputusan Gubernur DKI Pramono Anung tentang relaksasi pajak daerah, Syahrul Munir (42), warga Jagakarsa, Jakarta Selatan menilai keputusan tersebut sangat tepat di saat yang tepat.

Pria yang bekerja sebagai pengendara ojol sejak dua tahun lalu itu mengungkapkan, dengan pengurangan pajak PKB dan BBNKB akan meringankan dirinya ketika ingin ganti sepeda motor. 

"Saya malas beli motor baru karena berat cicilanya. Ini motor yang saya pakai juga udah tua, usia 10 tahun, rewel terus. Saya niat mau beli motor seken buat ganti, mumpung tabungan udah cukup. Kalau pajak PKB dan BBNKB dikurangi alhamdulilah, saya jadi bisa cepat beli motor. Penghasilan bisa nambah karena nanti kan abis beli motor gak mikirin iuran per bulan karena belinya tunai," jelas ayah dua anak asal Cimahi Jawa Barat ini.

Hal senada disampaikan Bambang Budi Rahmadi (38), pemilik usaha kuliner ayam goreng di Kemang, Jakarta Selatan.

BACA JUGA:Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Hari ini Jumat 26 September 2025, Cerah Seharian!

BACA JUGA:Jadwal Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini 26 September 2025, Ayo Datang ke Lokasi Terdekat!

Dengan adanya pengurangan, bahkan penghapusan pajak daerah dirinya yakin ekonomi Jakarta akan membaik. 

"Saya bersyukur sekali dengan adanya pengurangan pajak daerah, dan saya yakin ekonomi Jakarta lebih sehat, pelaku UMKM bisa lebih bergairah menjalankan usahanya, karena ada kelebihan penghasilan yang seharusnya untuk bayar pajak sebagian bisa untuk biaya pengembangan usaha," katanya. 

Ubaidillah Sahab (34), pemilik cafe di Jalan Pondok Pinang Raya, Jakarta Selatan mengucapkan rasa syukurnya dengan keringanan pajak daerah yang diberikan Gubernur DKI Pramono Anung.

“Terus terang usaha sedang enggak baik-baik aja dalam beberapa bulan terakhir. Sampai sekarang kondisi (usaha) belum berubah. Alhamdulillah, bersyukur banget ada pengurangan pajak. Jadi bisa menekan pengeluaran,” tutur pria yang sudah menjalani usaha cafe sejak tiga tahun lalu.

Kategori :