Tanggung Jawab Moral Kaum Inteligensia

Jumat 16-01-2026,09:52 WIB
Oleh: Prof. Jamhari Makruf, Ph.D

BACA JUGA:'Menghidupkan' Warisan Gus Dur, Bolehkah dengan Melupakan Jejaknya?

Ekosistem ini mensyaratkan kehadiran peneliti berkualitas, infrastruktur yang memadai, pendanaan berkelanjutan, serta mekanisme yang memungkinkan hasil riset dimanfaatkan oleh masyarakat dan dunia usaha.

Tanpa rantai ini, riset berisiko berhenti sebagai laporan akademik yang rapi di atas kertas, tetapi hampa dampak sosial.

Pesan Bung Hatta tetap aktual, pendidikan tinggi harus membentuk ilmuwan yang jujur, disiplin, dan berintegritas.

Kesalahan analisis adalah bagian dari proses ilmiah, tetapi manipulasi data adalah pengkhianatan terhadap ilmu.

Pendidikan tinggi idealnya menjadi pusat riset dan inovasi, otak sekaligus hati bangsa yang berkontribusi nyata bagi kemajuan nasional.

Pertanyaannya, apakah perguruan tinggi kita siap menjadi motor perubahan, atau justru nyaman bertahan sebagai penonton di tengah derasnya tuntutan zaman?

BACA JUGA:Elegi Lumpur di Hulu Bencana

BACA JUGA:'Menghidupkan' Warisan Gus Dur, Bolehkah dengan Melupakan Jejaknya?

*Prof. Jamhari Makruf, Ph.D.*

Rektor Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII)

Kategori :