JAKARTA, DISWAY.ID - Judul pidato Bung Hatta yang disampaikan pada perayaan alumni pertama Universitas Indonesia tahun 1957 terasa tetap relevan hingga hari ini.
“Dan tanggung jawab seorang akademikus adalah intelektual dan moril! Ini terbawa oleh tabiat ilmu itu sendiri, yang ujudnya mencari kebenaran dan membela kebenaran" (Mohammad Hatta, 1957).
Bung Hatta mengingatkan bahwa alumni perguruan tinggi sebagai bagian dari kaum inteligensia, memikul tanggung jawab yang tidak ringan, mengembangkan ilmu pengetahuan sekaligus terlibat aktif dalam mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial.
BACA JUGA:Nyinyir Itu Tua dan Media Sosial Membuatnya Terlihat Muda
BACA JUGA:Belajar Kerukunan Agama di Indonesia
Bagi Bung Hatta, ilmu tidak berhenti pada penguasaan pengetahuan, tetapi harus berbuah pada keberpihakan moral.
Dalam pidatonya, Bung Hatta menyampaikan kegelisahan terhadap masa depan Indonesia jika kepemimpinan nasional tidak ditopang oleh latar belakang pendidikan yang memadai.
Ia meyakini bahwa pendidikan tinggi bukan hanya membekali kemampuan teknis, tetapi juga membentuk karakter moral, etika, dan integritas, nilai-nilai yang sangat dibutuhkan oleh seorang pemimpin masyarakat.
Bung Hatta juga melontarkan kritik tajam kepada kaum inteligensia yang memilih diam, menikmati privilese pendidikan, tetapi enggan bertindak nyata untuk memperbaiki keadaan bangsa.
Pidato tersebut merepresentasikan harapan besar Bung Hatta terhadap perguruan tinggi sebagai institusi yang melahirkan calon pemimpin bangsa yang cakap, berintegritas, dan bertanggung jawab.
BACA JUGA:Reformasi Rantai Pasok Kelapa
BACA JUGA:Erosi Moral di Jantung Tradisi Santri dan Nahdliyyin
Sejarah menunjukkan bahwa peran perguruan tinggi memang sangat menentukan dalam pembangunan suatu negara.
Korea Selatan sering dijadikan contoh bagaimana negara secara sistematis mendorong universitas untuk menghasilkan lulusan yang terampil sesuai dengan sektor unggulan nasional.
Ketika Korea bercita-cita menyaingi Jepang, universitas diarahkan untuk melahirkan insinyur, teknisi, peneliti, dan ilmuwan digital berkualitas tinggi yang siap memasuki dunia industri.