Masa Depan Negeri Para Mullah

Rabu 21-01-2026,11:05 WIB
Oleh: Prof. Jamhari Makruf, Ph.D

Demonstrasi besar yang kerap terjadi menunjukkan bahwa dukungan atau penolakan masyarakat Syiah dapat menentukan arah stabilitas nasional.

Tantangan ke depan terletak pada bagaimana Iran, dengan sistem Wilayatul Faqih dan dukungan sosial yang kuat, mampu membangun kemakmuran dan kedamaian yang berkelanjutan.

Sanksi ekonomi memang membatasi ruang gerak, tetapi capaian Iran dalam bidang kesehatan, teknologi, pertanian, dan bahkan sains strategis menunjukkan daya tahan yang tidak kecil.

Namun konflik eksternal yang terus berulang berisiko menguras energi bangsa dan menunda agenda kesejahteraan. Pada saat yang sama, dunia internasional juga dituntut bersikap lebih adil dan konsisten dalam menyikapi Iran sebagai bagian dari tatanan global.

Pertanyaannya, akankah Iran mampu mengubah kekuatan ideologi dan sumber dayanya menjadi jalan menuju perdamaian dan kemakmuran, atau justru terus terjebak dalam pusaran konflik yang tak kunjung usai?

 

by: Prof. Jamhari Makruf, Ph.D. Rektor Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII)

Kategori :