Bulog Bersama Kemenhaj Matangkan Ekspor Beras Haji 2026 ke Arab Saudi

Selasa 03-02-2026,16:54 WIB
Reporter : Khomsurijal W
Editor : Khomsurijal W

JAKARTA, DISWAY.ID – Perum BULOG mulai mematangkan rencana ekspor beras ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan jamaah Haji dan Umrah asal Indonesia.

Langkah ini merupakan tindak lanjut penugasan langsung Presiden Republik Indonesia.

Pemantapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi antara BULOG dan Kementerian Haji dan Umrah yang digelar di Kantor Pusat Perum BULOG, Selasa (3/2).

BACA JUGA:Menhaj Tegaskan Petugas Jadi Penentu Sukses Ibadah Haji 2026

Rapat menjadi forum strategis untuk menyelaraskan kebijakan, kesiapan teknis, hingga langkah operasional agar ekspor berjalan tepat waktu dan sesuai standar internasional menjelang musim Haji.

Rapat dipimpin Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, didampingi Direktur Keuangan Hendra Susanto, Direktur Pemasaran Febby Novita, serta Direktur Operasi Andi Afdal.

Dari Kementerian Haji dan Umrah hadir Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah, Jainul Effendi.

Sementara Kementerian Perdagangan mengikuti rapat secara daring.

Sejumlah aspek krusial dibahas secara komprehensif, mulai dari pemilihan dan standarisasi kualitas beras, penentuan kemasan dan harga, hingga penyusunan timeline pengiriman serta skema distribusi yang efisien di Arab Saudi.

BACA JUGA:Gratis! Safari Wukuf Khusus 2026, Layanan Eksklusif Lansia Tetap Raih Haji Mabrur

Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan optimisme atas terbukanya peluang ekspor beras Indonesia tahun ini.

Ia menyebut izin dari Pemerintah Arab Saudi menjadi momentum bersejarah bagi Indonesia.

“Alhamdulillah peluang ekspor beras untuk keperluan Haji tahun ini dibuka oleh Pemerintah Arab Saudi. Ini menjadi legacy bagi pemerintah untuk bisa mengekspor beras. Karena itu kami meminta dukungan seluruh kementerian dan lembaga, khususnya Kementerian Haji dan Umrah serta Kementerian Perdagangan,” ujarnya.

Senada, Jainul Effendi menekankan pentingnya penggunaan beras lokal Indonesia demi kenyamanan dan kesehatan jamaah selama menjalankan ibadah.

BACA JUGA:Menhaj Sebut Indeks Performa Petugas Haji 2026 Capai 90 Persen

Kategori :