Menhaj Sebut Indeks Performa Petugas Haji 2026 Capai 90 Persen
Menhaj Mochamad Irfan Yusuf depan peserta Diklat PPIH Arab Saudi 2026-Mch-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Hasil survei evaluasi Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun 1447 H/2026 M menunjukkan capaian positif.
Indeks performa petugas selama masa pelatihan di Asrama Haji Pondok Gede tercatat menembus angka di atas 90 persen.
Tingginya indeks performa ini menjadi modal utama bagi Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) untuk melayani 221.000 jemaah haji asal Indonesia.
BACA JUGA:Menhaj Gus Irfan Kukuhkan Petugas Haji 2026: Disiplin Adalah Fondasi Pelayanan
Hal tersebut disampaikan Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf saat memimpin upacara pembekalan dan penutupan Diklat PPIH Arab Saudi 2026 di Lapangan Galaxy, Makodau 1 Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (30/1/2026).
"Hasil survei yang menunjukkan indeks performa di atas 90 persen ini mencerminkan kesiapan dan orientasi pelayanan yang sangat kuat dari para petugas," ujar Gus Irfan sembari menyampaikan salam dari Presiden Prabowo Subianto.
Diklat yang berlangsung sejak 10 Januari 2026 ini diikuti oleh 1.636 peserta.
Pelatihan ini dirancang untuk memastikan petugas siap secara mental, fisik, dan manajerial.
BACA JUGA:Sejumlah Calon Petugas Haji 2026 Resmi Dicopot Saat Diklat PPIH, Kemenhaj Beri Penjelasan Tegas
Materi yang diberikan meliputi pendalaman kebijakan terbaru Pemerintah Arab Saudi, komunikasi pelayanan efektif, hingga simulasi operasional di lapangan.
Menhaj menegaskan bahwa angka indeks yang tinggi tersebut harus diimplementasikan secara nyata di Tanah Suci.
Menurutnya, penyelenggaraan haji adalah amanah negara yang menyangkut kehormatan bangsa di mata dunia.
"Dengan jumlah jemaah terbesar di dunia, penyelenggaraan haji menuntut tata kelola yang tertib. Tanpa disiplin, pelayanan akan kehilangan ruhnya. Petugas harus menghadirkan negara secara nyata melalui pelayanan prima," tegasnya.
Meski pelatihan luring di Pondok Gede telah berakhir, para petugas belum sepenuhnya selesai.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: