Gratis! Safari Wukuf Khusus 2026, Layanan Eksklusif Lansia Tetap Raih Haji Mabrur

Gratis! Safari Wukuf Khusus 2026, Layanan Eksklusif Lansia Tetap Raih Haji Mabrur

Simulasi petugas melayani jemaah haji-Mch-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Pemerintah terus mematangkan persiapan layanan bagi jemaah haji risiko tinggi (risti) menjelang musim haji 2026.

Salah satu program unggulan yang disiapkan adalah Safari Wukuf Khusus.

Program ini untuk memfasilitasi jemaah haji yang memiliki keterbatasan fisik maupun kesehatan untuk tetap bisa melaksanakan rukun wukuf di Arafah tanpa harus turun dari kendaraan.

BACA JUGA:Menteri PPPA Apresiasi Petugas Haji Perempuan Tembus 33 Persen, Ingatkan Layanan Spesifik hingga Skema Kamar

Hal tersebut dipaparkan dalam Diklat Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Anggota tim Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jemaah Haji (PKPPJH), dr. Abdul Salam, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menekan angka kesakitan dan kematian jemaah selama puncak haji di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).

"Kami akan melakukan seleksi ketat di tiap sektor, mulai dari Sektor 1 hingga Sektor 10 di Makkah. Tujuannya agar jemaah yang benar-benar membutuhkan bantuan bisa terlayani dengan maksimal," ujar dr. Abdul Salam.

Setidaknya ada tiga kriteria utama jemaah yang masuk dalam skema Safari Wukuf Khusus.

BACA JUGA:PPIH 2026 Simulasi Puncak Haji, Kesigapan Melayani Jemaah di 'Miniatur' Armuzna

Pertama, jemaah difabel yang menggunakan alat bantu seperti kursi roda.

Kedua, jemaah yang memiliki penyakit kronis atau komorbiditas tinggi seperti hipertensi, diabetes, atau pascastroke.

Ketiga, jemaah yang baru saja keluar dari perawatan inap di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) atau Rumah Sakit Arab Saudi dan masih dalam masa pemulihan.

Teknis pelaksanaannya pun dibuat sangat sistematis. Berbeda dengan jemaah reguler yang langsung menuju tenda di Arafah, peserta Safari Wukuf Khusus akan ditempatkan terlebih dahulu di Hotel Transit yang berlokasi di dekat area Jamarat pada H-2 Armuzna.

"Kami siapkan rasio petugas 1 banding 5. Ada 100 petugas yang akan mendampingi 500 jemaah ini," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads