Pembayaran Digital Indonesia Melejit, Visa Ingatkan Bahaya Kejahatan Berbasis AI

Selasa 10-02-2026,17:01 WIB
Reporter : Risto Risanto
Editor : Risto Risanto

BACA JUGA:Minat Kendaraan Listrik Terus Naik, Pengamat Ingatkan Peran Krusial Insentif

Kolaborasi Jadi Kunci Hadapi Ancaman Digital

Pembayaran digital Indonesia memerlukan pendekatan kolaboratif antara issuer, acquirer, fintech, dan regulator agar mampu mendeteksi risiko lebih dini dan mencegah penipuan sebelum merugikan masyarakat.

Pembayaran digital Indonesia menurut Visa Indonesia harus memberikan rasa aman kepada masyarakat, seiring pertumbuhan QRIS, dompet digital, dan pembayaran real-time yang semakin masif.

Pembayaran digital Indonesia diperkuat oleh kapabilitas global Visa, mulai dari deteksi risiko berbasis AI, tokenisasi, autentikasi modern, hingga teknologi scam disruption.

Pembayaran digital Indonesia turut mendapat manfaat dari program Visa Scam Disruption yang memanfaatkan intelijen global untuk mengidentifikasi dan membongkar jaringan penipuan sebelum berkembang lebih luas.

Pembayaran digital Indonesia sejalan dengan Indonesia Payment System Blueprint 2025, di mana Visa menegaskan komitmen jangka panjangnya untuk mendukung ekosistem pembayaran yang aman, interoperabel, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Kategori :