Dear Busui, Ini Tips Puasa Aman bagi Ibu Menyusui agar ASI Tetap Lancar

Rabu 18-02-2026,16:17 WIB
Reporter : Marieska Harya Virdhani
Editor : Marieska Harya Virdhani

Menurut Prof Rizal, makanan bergizi tidak harus mahal. Yang terpenting adalah komposisinya seimbang dan bervariasi.

“Makanan bergizi itu tidak harus mahal. Yang penting ada protein, lemak cukup, karbohidrat, dan variasi menu. Jangan menunya itu-itu saja,” ujarnya.

Ia mencontohkan, sumber protein tidak hanya berasal dari daging, tetapi juga dapat diperoleh dari telur ayam, telur puyuh, serta bahan pangan lainnya. Selain itu, konsumsi sayur dan buah juga sangat penting.

BACA JUGA:10 Manfaat Kurma untuk Buka Puasa, Sumber Energi dan Nutrisi Alami

“Kita punya banyak sumber pangan lokal. Di Jawa Barat misalnya, ada palawija dan aneka sayuran yang bisa dimanfaatkan. Ini sangat baik untuk ibu menyusui,” tambahnya.

Selain makanan utama, Prof Rizal juga menyebutkan bahwa ibu menyusui dapat mengonsumsi sayur torbangun untuk membantu meningkatkan produksi ASI. Torbangun kini tidak hanya tersedia dalam bentuk sayur, tetapi juga dalam bentuk kapsul.

“Sayur torbangun bisa dikonsumsi langsung atau dalam bentuk kapsul yang sekarang sudah banyak tersedia. Ini dapat membantu meningkatkan produksi ASI selama Ramadan,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa pemenuhan gizi bagi ibu menyusui sangat penting, tidak hanya untuk kesehatan ibu dan bayi, tetapi juga sebagai upaya jangka panjang dalam menekan angka stunting.

“Pemenuhan gizi yang baik pada ibu hamil dan ibu menyusui sangat berkontribusi dalam mengurangi prevalensi stunting,” pungkasnya.

Kategori :