JAKARTA, DISWAY.ID-- Eskalasi konflik di Timur Tengah yang terus meningkat membuat pembalap MotoGP, Marc Marquez menyerukan perdamaian dan keamanan di kawasan tersebut.
Hal itu Ia ungkapkan saat hadir di sebuah acara sponsor beberapa waktu lalu menjelang MotoGP Brasil pada pekan ini, 20-22 Maret 2026.
BACA JUGA:Contraflow 3 Lajur Tol Japek Diperluas, JTT Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026
BACA JUGA:Ketua DPD Minta Serangan ke Negara Timteng Dihentikan: Semua Wajib Menahan Diri
“Yang terpenting adalah penghentian konflik untuk memastikan perdamaian dan keamanan di daerah-daerah tersebut,” kata Marquez, dikutip dari laman Crash, Kamis 19 Maret 2026.
Seruan Marc Marquez itu keluar sebagai tanggapan atas perubahan jadwal MotoGP Qatar yang terdampak perang antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
Konflik tersebut memaksa MotoGP untuk membatalkan rencana perjalanannya ke Lusail pada 12 April , dengan Grand Prix Qatar sekarang dijadwal ulang ke 8 November, tiga minggu sebelum balapan Formula 1 di sana pada 29 November.
BACA JUGA:Wamen ESDM Minta Warga Tak 'Panic Buying', Jamin Stok Melimpah 28 Hari
BACA JUGA:CORE Dorong Pemerintah Perkuat Diplomasi Global untuk Hadapi Dampak EUDR, Ini Langkah Strategisnya
Akibatnya, Grand Prix Portugal dan Valencia masing-masing diundur satu minggu sehingga musim sekarang berakhir pada 29 November.
Sejarah MotoGP Brasil
Seperti diketahui, MotoGP Brasil 2026 akan berlangsung di Sirkuit Internasional Ayrton Senna yang memiliki sejarah panjang sejak dibuka pada 1974.
Sirkuit ini pernah menggelar Grand Prix pada era 1987 hingga 1989, meski saat itu hanya mempertandingkan kelas 250cc dan 500cc.
Karakter lintasan yang memadukan kecepatan tinggi dengan tikungan teknis sempit diprediksi menjadi ujian berat.
BACA JUGA:30 Ucapan Selamat Mudik Lebaran 2026 Kreatif dan Bermakna, Bikin Perjalanan Makin Berkesan!