JAKARTA, DISWAY.ID-- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pihaknya telah menggelar rapat khusus terkait perbaikan layanan pelaporan melalui aplikasi JAKI.
Kata Pramono aplikasi JAKI bakal disempurnakan agar dapat lebih maksimal dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.
BACA JUGA:Panduan Cara Daftar Ulang SNPB 2026 Bagi Siswa yang Lolos, Siapkan Dokumen Berikut ini
"Kami akan sempurnakan untuk itu. Tadi rapat khusus tentang JAKI," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta pada Selasa, 31 Maret 2026.
Sekedar informasi, untuk kanal pelaporan pada aplikasi JAKI saat ini telah dilengkapi fitur "Feedback Laporan Warga".
Fitur ini memungkinkan warga memberi penilaian atas tindak lanjut dan mengecek secara real time progres pelaporan mereka.
Pramono menyadari selama ini masih banyak aduan dari masyarakat yang tidak kunjung ditindaklanjuti atau terbengkalai.
BACA JUGA:Saat Sandiaga Uno Dorong Perempuan Naik Kelas ke Pasar Digital Lewat Workshop
Salah satunya pelaporan terkait zebra cross yang hilang di Jalan Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan.
Hilangnya zebra cross tersebut sudah sejak lama dilaporkan oleh masyarakat melalui aplikasi JAKI, namun tidak kunjung diperbaiki.
Akhirnya masyarakat secara sukarela mengecat zebra cross yang sudah terhapus tersebut dengan gambar karakter game Pic-Man.
"Memang ada beberapa laporan yang sudah berulang kali belum ditindaklanjuti maka kami akan sempurnakan untuk itu," ujar Pramono.
BACA JUGA:Amartha Gandeng Cross Fields Jepang, Dorong Inovasi Sosial dan UMKM Pedesaan Indonesia
Pramono pun meminta maaf atas lambatnya respons petugas dalam menindaklanjuti aduan dari masyarakat.
Pramono turut mengapresiasi aksi masyarakat yang secara sukarela membuat zebra cross dengan sentuhan kreativitas.