Dari situ, Anda bisa menentukan apakah sebuah motor termasuk murah, wajar, atau terlalu mahal.
5. Cek Kondisi dan Kelengkapan Dokumen
Jangan tergiur harga murah tanpa melakukan pengecekan. Pastikan:
- STNK dan BPKB lengkap
- Nomor rangka dan mesin sesuai
- Kondisi mesin dan body layak
Motor dengan dokumen tidak lengkap memang terlihat murah, tetapi berisiko tinggi dan sulit dijual kembali.
BACA JUGA:6 Tips Menjaga Berat Badan Pasca Lebaran 2026, Cara Cegah Lemak Numpuk Setelah Puasa
6. Ambil Margin Keuntungan 5–10%
Dalam praktiknya, keuntungan dari jual beli motor bekas biasanya berada di kisaran:
- 5% hingga 10% dari harga beli
Contoh:
- Beli motor Rp15 juta
- Jual kembali di Rp16–17 juta
Kunci utamanya adalah mendapatkan harga beli di bawah pasaran.
7. Negosiasi Jadi Penentu Profit
Setelah menemukan unit yang menarik, lakukan negosiasi secara langsung. Biasanya, harga masih bisa ditekan jika:
- Kondisi motor ada kekurangan kecil
- Penjual butuh cepat menjual
- Pembayaran dilakukan langsung (cash)
8. Gunakan Perbandingan Dua Platform
Strategi efektif lainnya adalah membandingkan harga dari dua platform berbeda.
Misalnya:
- Harga di OLX lebih tinggi
- Harga di Facebook Marketplace lebih murah
Selisih harga ini bisa menjadi peluang untuk mendapatkan unit dengan margin keuntungan lebih besar.