Dengan menjadikan fikih sebagai landasan aturan, tasawuf sebagai penataan niat batin, dan akhlakul karimah sebagai etika berinteraksi, Muktamar Ke-35 tidak hanya akan melahirkan kepemimpinan yang amanah, tetapi juga akan memancarkan cahaya (nur) permusyawaratan yang menyejukkan. Dari rahim Muktamar Ke-35 ini, Nahdlatul Ulama akan terus melangkah mantap sebagai pilar peradaban Islam Nusantara yang teduh, beradab, dan menghadirkan rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil 'alamin). (*)
*) Ketua PWNU Jawa Timur, Pengasuh Ponpes Tebuireng, Jombang.