Biasanya, NASA FIRMS digunakan untuk melihat aktivitas api terkini dan terbaru di berbagai wilayah.
Lewat situs ini, masyarakat bisa memantau anomali panas, titik api, sebaran aktivitas kebakaran, dan data deteksi terbaru.
Berikut link pantau titik api di NASA FIRMS https://firms.modaps.eosdis.nasa.gov/map/
BACA JUGA:Hotspot Karhutla Turun 629 Titik, Pemadaman Terus Diperkuat di Kalimantan dan Sumatera
3. Citra Polar Hotspot BMKG
Badan Metorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMK) menyediakan layanan Citra Polar Hotspot untuk menampilkan citra satelit terbaru untuk melihat hotspot di Indonesia.
Pengamatan ini dilakukan pada siang dan malam hari menggunakan sensor VIIRS dan MODIS di beberapa satelit polar.
Panduan cara menggunakannya:
- Akses laman resmi BMKG di https://www.bmkg.go.id/cuaca/satelit/polar-hotspot
- Setelah halaman terbuka, layar akan menampilkan peta citra satelit yang dilengkapi informasi deteksi titik panas dan diperbarui secara berkala.
- Gunakan fitur pencarian untuk menemukan wilayah atau area yang ingin dipantau.
- Perhatikan titik-titik hotspot beserta pola persebarannya pada peta.
- Lakukan pengecekan secara berkala agar informasi yang diperoleh tetap mengikuti pembaruan data terbaru.
BACA JUGA:Kasus Karhutla dan Perkebunan Sawit Ilegal, Polisi Amankan Tersangka Baru
4. Google Maps
Google Maps juga bisa dimanfaatkan untuk melihat informasi kebakaran aktif.
Berbeda dengan aplikasi lainnya yang mendeteksi hotspot dengan tingkat kepercayaan, Google Maps hanya menampilkan infromasi wildfires atau kebakaran yang sedang berlangsung
Panduan cara menggunakannya:
- Buka aplikasi Google Maps di perangkat Anda.
- Pilih menu Lapisan (Layers) untuk menampilkan berbagai informasi tambahan pada peta.
- Jika tersedia, aktifkan opsi Wildfires atau Kebakaran Hutan.
- Geser dan perbesar tampilan peta hingga menemukan wilayah yang ingin dipantau.
- Ketuk ikon atau penanda kebakaran untuk melihat detail informasi mengenai area yang terdampak.
5. Nusantara Atlas
Nusantara Atlas menampilkan data dan peta interaktif untuk memantau kondisi kebakaran, perubahan tutupan hutan, serta dinamika lanskap di Indonesia.
Informasi tersebut dapat ditelusuri mulai dari cakupan nasional hingga tingkat konsesi, kawasan lindung, maupun wilayah administratif.
Untuk mendapatkan informasi seputtar titik panas kebakaran hutan, berikut link yang bisa diakses https://map.nusantara-atlas.org/