Jonggol Bogor Dilanda Kekeringan, 11.800 Liter Air Bersih Digelontorkan untuk Warga
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyalurkan total 11.800 liter air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan.--Kementerian PU
JAKARTA, DISWAY.ID - Kekeringan mulai menyulitkan warga Desa Weninggalih, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Melihat kondisi tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyalurkan total 11.800 liter air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan.
Air bersih untuk masyarakat Desa Weninggalih bersumber dari PDAM setempat dan didistribusikan menggunakan mobil tangki air.
BACA JUGA:Bupati Bogor Lantik Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Di Alun-Alun Kecamatan Jonggol
Penyaluran dilakukan sebagai respons terhadap kondisi kekeringan di kawasan permukiman yang menyebabkan masyarakat mengalami keterbatasan akses terhadap sumber air bersih.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, pemenuhan kebutuhan air bersih merupakan bagian penting dalam penanganan kekeringan. Terutama ketika sumber air yang selama ini digunakan masyarakat mulai mengering akibat musim kemarau.
"Air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipastikan ketersediaannya. Ketika sumber air warga mengalami kekeringan, Kementerian PU melalui jajaran di lapangan harus bergerak untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut," kata Dody, Selasa, 1 Agustus 2026.
BACA JUGA:Resmikan Monumen Perjuangan Jonggol Bupati Bogor Kobarkan Kembali Semangat Juang di Kabupaten Bogor
"Kita akan terus memantau kondisi dan memastikan dukungan diberikan sesuai kebutuhan masyarakat," sambung Menteri Dody.
Musim kemarau, kata Menteri Dody, menyebabkan sejumlah sumber air yang selama ini dimanfaatkan masyarakat mengalami kekeringan sehingga warga kesulitan memperoleh air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Kementerian PU melalui unit pelaksana teknis di daerah akan terus memantau kondisi di wilayah terdampak dan memberikan dukungan sesuai kebutuhan masyarakat serta kondisi di lapangan," tambahnya.
Sekadar informasi, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum melalui Tim Satuan Tugas (Satgas) Bencana menyalurkan sebanyak 3.800 liter air bersih kepada masyarakat pada 31 Agustus 2026.
Sementara itu, BBWS Ciliwung Cisadane turut memberikan dukungan penyaluran air bersih sebanyak 8.000 liter.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: