Kebakaran di Jakarta Tinggi, Korsleting Listrik Jadi Penyebab Terbanyak

Selasa 01-09-2026,14:53 WIB
Reporter : Cahyono
Editor : M. Ichsan

JAKARTA, DISWAY.ID-- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengungkapkan jika kasus kebakaran di ibu kota masih cukup tinggi di tahun 2026.

Berdasarkan data BPBD DKI Jakarta, selama 4 bulan terakhir terhitung Mei sampai dengan Agustus 2026, terdapat 317 kejadian kebakaran.

BACA JUGA:Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian Hargobinangun lewat Pendampingan Berkelanjutan

Pada bulan Mei terdapat 66 kebakaran, disusul Juni 64 kejadian, Juli 89 kejadian, dan Agustus 98 kejadian.

Total kerugian akibat kebakaran selama empat bulan terakhir mencapai Rp3 miliar.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat mengatakan, korsleting listrik menjadi salah satu penyebab utama kebakaran yang terjadi di Jakarta.

Karena itu, dia mengimbau masyarakat lebih waspada dalam penggunaan peralatan kelistrikan di rumah.

BACA JUGA:Premi dan Jumlah Tertanggung Naik, AAJI Ungkap Kinerja 56 Perusahaan Asuransi Jiwa

“(Penyebab kebakaran sebagian besar) korsleting listrik,” kata Marulitua saat dikonfirmasi wartawan pada Selasa, 1 September 2026.

Untuk mencegah terjadinya kebakaran akibat korsleting listrik, masyarakat diminta menggunakan peralatan kelistrikan yang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

“Kami mengimbau kepada warga untuk menggunakan peralatan listrik yang standar SNI dan berkoordinasi dengan pihak PLN untuk melakukan pengawasan terhadap aliran listrik yang ada,” ujarnya.

Menurut Marulitua, upaya mitigasi kebakaran tidak hanya menjadi tanggung jawab masyarakat.

Pemerintah melalui Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta juga telah menyiapkan sejumlah langkah untuk meningkatkan kesiapsiagaan warga.

BACA JUGA:JITEX 2026 Hadir di JIEXPO Kemayoran, Dorong UMKM Jakarta Tembus Pasar Internasional

Salah satunya dengan menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) setiap wilayah RW sebagai langkah awal untuk menangani kebakaran.

Kategori :