Pramono Targetkan Jakarta Bebas Kabel Udara dalam Lima Tahun

Senin 14-09-2026,13:37 WIB
Reporter : Cahyono
Editor : Tri Broto

BACA JUGA:Pelaku Pembunuhan Wanita di Tanah Abang Ditangkap Polda Metro, Sempat Kabur Pakai Identitas Palsu

Saat ini, kabel jaringan komunikasi menjadi prioritas yang diturunkan lebih dahulu.

Sementara untuk kabel listrik PLN, prosesnya masih membutuhkan koordinasi dan persiapan teknis lebih lanjut.

"Secara prinsip ada dua jenis kabel, yaitu komunikasi dan listrik. Yang sudah bisa langsung diturunkan saat ini adalah kabel komunikasi, sedangkan kabel listrik masih memerlukan waktu dan persiapan teknis," jelasnya.

Pembangunan SJUT di 10 Ruas Jalan

Dinas Bina Marga DKI Jakarta saat ini tengah mengerjakan pembangunan SJUT di 10 ruas jalan.

BACA JUGA:Jadwal Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 14 September 2026 di 25 Ruas Jalan, Awas Melanggar Kena Tilang

Total panjang SJUT yang sedang dibangun mencapai 16,9 km dengan anggaran sekitar Rp90 miliar.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo mengatakan pembangunan tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2026.

"Jadi anggaran kami untuk membangun SJUT ini adalah Rp 90 miliar panjangnya 16,9 kilometer," kata Heru kepada disway.id.

Selain pembangunan SJUT baru, penataan juga telah dilakukan di sejumlah lokasi, salah satunya Jalan Dr Supomo.

Berdasarkan data yang disampaikan Pemprov DKI, jaringan SJUT yang telah terbangun mencapai sekitar 41,7 km.

BACA JUGA:Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Pramono Jamin Keamanan Jakarta

Sementara jaringan sepanjang 16,9 km saat ini masih dalam tahap pembangunan.

Dengan demikian, pekerjaan 16,9 km tersebut menjadi bagian dari proses memperluas jaringan utilitas terpadu di Jakarta sebelum penataan kabel dilakukan secara lebih luas.

Pembangunan SJUT dilakukan dengan memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan.

Kategori :