Sibuk Menoleh, Lupa Melangkah

Senin 19-10-2026,09:01 WIB
Oleh: Ahmad Sihabudin

Fa iżā faragta fanṣab. Wa ilā rabbika fargab.

Selesaikan satu urusan, lalu lanjutkan perjuangan. Bekerjalah dengan sungguh-sungguh, tetapi jangan kehilangan arah. Berharaplah kepada Allah, bukan menggantungkan kebahagiaan pada kekalahan orang lain.

Sebab, hidup terlalu singkat untuk dihabiskan dengan terus-menerus terjebak dalam pertarungan yang sudah selesai.

BACA JUGA:Allah Sudah Menunjukkan Tanda, Manusia Malah Sibuk Menjadi Tuhan

Masih banyak pekerjaan yang menunggu. Masih banyak manusia yang membutuhkan pertolongan. Dan masih banyak kesempatan untuk berbuat baik, sebelum kelak kita sendiri menjadi masa lalu yang hanya dikenang melalui apa yang pernah kita kerjakan.

By Prof Dr Ahmad Sihabudin M.Si- Guru Besar Komunikasi Lintas Budaya FISIP UNTIRTA

Kategori :

Terkait

Senin 19-10-2026,09:01 WIB

Sibuk Menoleh, Lupa Melangkah