Sosok Bharatu Valdo yang Tewas Ditembak Polisi, 4 Peluru Bersarang di Kepala

Senin 19-10-2026,16:51 WIB
Reporter : Syifa Lulu
Editor : Syifa Lulu

JAKARTA, DISWAY.ID - Bharatu Laurentius Valdo Fernandez menjadi korban penembakan di Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat, 16 Oktober 2026.

Korban tewas ditembak oleh rekannya yang juga bertugas sebagai tenaga administrasi di bagian Pampreslog Ditpoludara, Bharada Andika Rahmadani.

Dalam insiden tersebut, Valdo tewas setelah ditembak menggunakan senjata api dengan empat peluru bersarang di kepala.

BACA JUGA:Terungkap! Motif dan Kronologi Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe, Pengacara Soroti Tiga Senjata!

Pengacara keluarga korban menyampaikan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 04.00 WIB di ruang pemadam kebakaran Ditpoludara.

Laporan menyebut kasus ini bermula dari persoalan pribadi, Andika mengaku kerap merasa disalahkan dan mengalami perundungan dari korban.

Andika juga mengaku telah menyiapkan senjata tajam jenis pisau sejak 12 Oktober 2026 karena ketakutan yang berlebihan.

Senjata tajam itu dibawa dari rumah menuju markas, saat di lokasi ia menyimpan benda tersebut di loker staf Pamperslog lalu menuju pos jaga untuk mengambil senjata api.

Usai mengambil senjata api, Andika mendatangi ruang pemadam kebakaran yang menjadi tempat Valdo beristirahat.

BACA JUGA:Kronologi Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe, Ada Empat Kali Tembakan ke Tubuh Korban

Berdasarkan keterangan awal dalam laporan, Andika melepaskan empat tembakan ke arah tubuh korban. 

Saat Valdo sudah terjatuh, pelaku kembali melepaskan beberapa tembakan yang mengarah ke bagian kepala. 

Tidak berhenti di situ, Andika juga menyerang korban menggunakan senjata tajam.

Sosok Bharatu Valdo 

Bharatu Laurentius Valdo berasal dari Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur yang lahir pada 31 Mei 1998.

Ia bertugas di lingkungan Korpolairud Baharkam Polri dan berada satu tingkat di atas Bharada.

Kategori :