Asta Cashtry

Asta Cashtry

--

Baru sekali ini saya satu meja dengan tokoh-tokoh Tim Enam. Yang salah satunya kemudian menjadi menteri perencanaan pembangunan nasional (PPN)/Ketua Bappenas: Dr Rahmat Pambudi.

Sewaktu berpidato di podium, Menteri Rahmat sempat berseloroh sambil menatap ke saya: "mumpung ada Pak Dahlan apakah saya bisa jadi anggota perusuh Disway," katanya.

Di meja itu ada juga yang kemudian menjadi setingkat menteri: Kepala Badan Gizi Nasional Dr Dadan Hindayana.


Kepala Bappenas Dr Rahmat Pambudi.--

Bersama Kepala BGN Dadan Hindayana.--

Lalu ada koodinator Tim Enam: Prof Burhanuddin Abdullah, kini komisaris utama PLN.

Masih ada lagi: Prof Laode Kamaluddin yang dulu bertugas merumuskan Asta Cita menjadi buku. Kini Prof Laode punya jabatan kepala Badan Sertifikasi Artificial Intelligence.

Yang dua lagi saya baru sekali ini bertemu: yang laki-laki muda dengan rambut dikuncir itu Pramudya Oktavinanda. Ia ketua Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI). Bukan anggota Tim Enam, tapi tergabung dalam Prasasti --yang memayungi Tim Enam.

Sedang yang wanita 5i di sebelahnya itu, bintang acara Rabu kemarin: Dr dr Cashtry Meher. Juga tergabung di Prasasti.

Itu acara peluncuran buku yang ditulis Dr Cashtry. Tempatnya di ballroom hotel Ritz Carlton SCBD Jakarta. Judul bukunya: Selamatkan Nyawa, Hadirkan Tawa.

Kreatif sekali. Isi buku itu dipresentasikan dengan cara unik: lewat lukisan pasir. Si pelukis, Ronald, tentu menafsirkan isi buku menurut persepsinya sebagai pelukis.

Maka di atas kaca berpasir Ronald memulai lukisannya dengan ibu hamil. Yang hadir tidak terlalu memperhatikan Ronald yang lagi melukis di sisi kanan panggung. Saya pun lebih memperhatikan layar lebar di depan. Apa pun yang terlukis di pasir direfleksikan ke layar besar. Yakni penggambaran kronologi sejak ibu hamil sampai terbentuknya masyarakat sehat.

Intinya: kalau ibu hamil diperhatikan gizi dan kesehatannya lahirlah generasi baru Indonesia yang sehat. Lalu jayalah Indonesia tahun 2045. Hadirin bertepuk riuh.

Ini bukan buku tentang stunting. Dr Cashtry lebih banyak menulis tentang perlunya kebijakan negara yang pro kesehatan. "Kesehatan itu hak warga negara. Bukan hadiah dari pemerintah," tulisnyi.

Tentu malam harinya saya langsung membaca buku Cashtry. Isinya serius: mulai dari bagaimana seharusnya pendidikan dokter sampai pendistribusiannya.

Cashtry sendiri dokter ahli kulit dan kelamin. Dia menjabat humas di pengurus besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Karena itu wartawan mengejar Cashtry saat mantan Presiden Jokowi menderita sakit kulit. Yakni setelah kembali dari penugasan mewakili Presiden Prabowo melayat wafatnya Sri Paus ke Vatikan.

Pendapat Cashtry-lah yang kemudian dipercaya secara luas. Bukan pendapat tahayul yang beredar di medsos, misalnya, akibat kena kutukan.

Waktu itu Cashtry memberikan gambaran beberapa kemungkinan. Yang paling kuat adalah akibat penyakit SJS (Stevens-Johnson Syndrome). Itu lebih mendekati kebenaran daripada misalnya karena alergi.

Gejala SJS memang mirip alergi. Di mata awam. Tapi di mata ahli seperti Cashtry keduanya beda sekali.

Kemungkinan besar menyebab SJS itu "salah makan obat". Obat yang mengandung allopurinol tidak cocok bagi orang tertentu yang di dalam darahnya mengandung HLA-B*58:01.

Sistem kekebalan tubuh manusia punya mekanismenya sendiri. Melihat ada allopurinol masuk ke tubuh, sistem imun langsung menyerangnya. Sistem imun orang itu mengira yang masuk tadi musuh utama. Lalu diserang keras. Sampai kulit berbercak seperti terbakar. Mulut sariawan.

Sayangnya banyak orang belum tahu tubuhnya sendiri. Yang merasa seperti terkena flu langsung minum obat penurun demam. Padahal ada obat penurun demam yang mengandung allopurinol. Biasanya obat ini diminum oleh orang yang menderita asam urat.

Sakit seperti Pak Jokowi itu disebut SJS sejak tahun 1922. Yakni sejak dua dokter ahli kulit Amerika menerbitkan tulisan di jurnal tentang ditemukannya penyakit seperti itu. Nama mereka Stevens dan Johnson.

Kini banyak orang terkena SJS. Cashtry punya klinik penyakit kulit dan kelamin di Jakarta. Sebulan dia hanya berpraktik lima hari --seperti tidak butuh uang. Waktu selebihnya dia habiskan untuk pengabdian dan penelitian. Di mana ada bencana di situ ada Cashtry. Termasuk di Aceh Tamiang yang terkena banjir bandang bulan lalu.


Dr dr Cashtry Meher.--

Hanya dari lima hari praktik Cashtry menemukan beberapa kasus SJS. Tapi tahapnya masih sangat awal. Dengan demikian masih bisa disembuhkan?

"Tidak bisa. Tapi karena awal masih bisa dikendalikan," ujar Cashtry.

Dia tidak heran kalau wajah penderita SJS berubah. "Itu disebut wajah moon face", katanyi. Itu dampak dari obat untuk mengendalikan SJS.

Kalau lagi tidak ada bencana Cashtry terjun ke daerah-daerah kritis stunting. Objek utamanya di kepulauan Nias. Di situ Cashtry bekerja sama dengan gereja BNKP.


Dr dr Cashtry Meher dalam sebuah kegiatan di BNKP.--

Awalnya saya menebak BNKP itu singkatan dari Batak Nias Kristen Protestan. Ternyata salah. Inilah yang benar: Banua Niha Keriso Protestan.

Anda sudah tahu apa arti Banua Niha: Tanah orang Nias. Keriso adalah Kristus. Itulah gereja terbesar di seluruh Nias. Di situ Cashtry sekaligus melakukan penelitian. Disertasi doktornyi diambil dari situ. Banyak sekali Cashtry menulis jurnal ilmiah dari Nias.

Cashtry sendiri orang Medan. Ayahnyi keturunan Afganistan. Ibunyi: Tionghoa dari Pontianak. Karena itu dia pernah ke Afganistan. Dua kali. Masih punya keluarga di sana. "Kalau ke Pontianak sering," katanyi.


--

Gelar dokternyi sendiri diperoleh dari Universitas Islam Sumatera Utara (UISU). Di UISU pula master dan doktornya.

Cashtry sudah kaya dari sono-nya: ayahnyi pengusaha tambang.

Meski satu meja dengan tokoh-tokoh Asta Cita saya tidak sempat ngobrol soal itu. Padahal saya ingin sekali tahu komentar mereka: apakah Asta Cita masih tetap dipegang oleh pemerintah --setelah lebih satu tahun berkuasa. Atau senasib dengan Nawa Cita dan Revolusi Mental di pemerintah yang lama.

Masih ada waktu.

Mungkin lusa. Atau di lain hari --maafkan Koes Ploes.(Dahlan Iskan) 

Komentar Pilihan Dahlan Iskan Edisi 15 Januari 2026: Rafael Zainal

Echa Yeni

*Abah juga pintar_mancing"

Prieyanto

Alinea Terakhir, Naluri manusia cenderung memilih orang yang se-type dan sejenisnya, karena terasa aman dan nyaman. Namun pimpinan yang matang justru sering memilih partner dengan karakter berbeda dan ahli / menonjol di bidangnya. Zohran sadar bahwa organisasi membutuhkan keseimbangan, sudut pandang yang beragam, dan penutup blind spot kepemimpinan dirinya. Memilih yang sama memang memberi kenyamanan pribadi, memilih yang berbeda memberi kekuatan organisasi. #prie

siti asiyah

Bahas bahas soal burung sepertinya asyik ini. Saya suka perhatikan pemiara burung yang suka ikut kontes/lomba kicau mania. Itu burung dipiara dengan perlakuan VIP. Sangkarnya.Makanannya.Vitaminnya.Extra foodingnya.Minumnya.Mandinya.Berjemurnya. Semua VIP. Sehingga dalam kesehariannya atau pun pas lagi naik panggung, itu burung jadi gacor. Kicauannya memukau.Volumenya menghipnotis.Variasi kicauannya beragam. Namun saya selalu ada pertanyaan.Itu burung sebegitu gacor sebenarnya memang luarbiasa ataukah itu burung sedang protes sekeras - kerasnya, menumpahkan semua uneg -unegnya. Tersebab hampir sebagian besar hidupnya ia sendiri, tak ada teman, tak ada jodoh yang menemani, didalam sangkar semua dipenuhi, tetap sendiri. Pemiara dan penikmat kicauannya jangan jangan salah arti, dikiranya gacor ..... ( itu menurut keyakinan saya )

Lagarenze 1301

Mahmud teh naon? Mamah muda.

agarenze 1301

Mungkin yang dimaksud "Zaenal", bukan "Zainal". "Zaenal" pertama kali dinyanyikan serta dipopulerkan oleh Rita Sugiarto pada 1989. Hebatnya Rita Sugiarto, lagu itu dia ciptakan sendiri. Lirik dan komposisinya. Sekarang sudah ratusan versi. Ternasuk penyanyinya. Yang diputar oleh Mahmud di Subang entah versi yang mana. Remix yang mana. Dangdutan atau ajep-ajep. Saya sudah bisa membayangkan bagaimana goyangan Mahmud saat intro lagu. "Zaenal.... Maafkanlah...."

Sugi

Hukum Zohran 1: Orang kompeten wajib memilih orang-orang yang kompeten.

Edi Sampana

pantatpun karujutan. Kata *karujutan* mungkin bahasa Banjar ? Artinya otot bergerak dengan sendirinya, tanpa perintah otak. Semacam otot yang bergerak otonom. Beda dengan kata *manggatar* yang artinya menggigil

Gregorius Indiarto

Lahir di Brooklyn, orang tuanya berasal dari Republik Dominica. Kalau di sini, akan dianggap sebagai "orang asing". Bahkan yang nenek buyutnya sudah lahir di sini, dan sudah tidak tahu tanah kelahiran nenek buyutnya pun masih dianggap "orang asing". Anggapan "orang asing" itu akan semakin santer ketika akan menjadi/mencalonkan/dicalonkan sebagai pemimpin. "Jangan pilih orang 'Asing/Aseng'" Kampanye negatif (?) Met pagi, salam sehat, damai dan bahagia.

Taufik Hidayat

Waduh, artikel abah DI membawa kita kembali ke NYC. Kota yang menjadi inpian banyak orang, yang sering dijuluki kota yang tidak pernah tidur. Yah Subway di New York memang berioerasi 24 jam. Tapi Jujur saya baru tahu ada Cabaret law yang melarang joget dan baru dihapus oleh dewan kota pada 2017 atas Perjuangan Rafael. Wah keren sekali. Tapi ingat cabaret membuat saya ingat broadway dan theatre nya. Setiap ke New York, paling sering saya nginap di Manhattan, di Midtown , antara west 41 St sampai west 50 th street. Jadi kalau mau nonton The Lion King, The Phantom of the Opera, Mama Mia dab. Tapi itu adalah theatre besar yag sejak dulu pun memperoleh izin untuk joget he he. Nah yg diperjuangkan Rafael tentu saja agar siapa saja boleh joget bahkan dijalankan tanpa ijin? Atau di klub klub kecil supaya ekonomi kreatif jadi bergerak . Ya selama ketentuan lan tetap dipenuhinsepertubaturan zonasi serta keamanan seperti kebakaran dll. Biar bagaimana pun New York memang kota yang tidak pernah tidur seperti dalam lagu New York New York yang dinyanyikan Frank Sinatta. “ And if I can make it there I am gonna make it anywhere It’s up to you New York, New York New York”

Juve Zhang

PM Kanada hari ini kunjungan ke Beijing jelas Mobil listrik Tiongkok akan masuk Kanada dibarter sama minyak dan gas Kanada plus lain lain....nampak Kanada akan jualan Gas LNG dan minyak BBM ke Tiongkok....mana lagi yg mau beli LNG dan Minyak dalam jumlah besar hanya Tiongkok saja....

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

#pak Djoko, pak Greg, pak Tani.. Hehehe. Diskusi angka kok rasanya seperti baca kitab filsafat, tapi versi warung kopi. Pak Djoko membuka peta hidup orang Jawa dengan angka: Selawe–seket–suwidak. Bukan sekadar hitung umur, tapi petunjuk arah: 1). Umur 25: waktunya seneng-senengnya suami istri. 2). Umur 50: mulai akrab dengan pecis, kopiah dan renungan. 3). Umur 60: “Wis wayahe tindak. Nah, ini yang bikin semua langsung batuk kecil. Mas Gregorius langsung membantah halus: Suwidak wayahe tindak. Pitung puluh kok udah nyampai TKP. Tenang Mas. Orang Jawa itu sabar. “Tindak”-nya bisa cepat Tapi mampir lama di parkiran. Yang penting sehat, bukan cepat berangkat. Lalu Pak Tani masuk dengan senjata pamungkas: Umur 40 itu umur puber. Puber kedua. Cilacap–Purbolinggo. Umur sicap, penampilan dji nggo. 1). Umur 40, 2). Gaya umur 25. 3). Jiwa umur 18. 4). Lutut umur 60. ### Orang Jawa tidak takut umur. Yang ditakuti cuma satu: 1). Kaca spion. 2). Timbangan badan. Angka boleh nambah. Welas boleh berkurang. Yang penting: ngopi jalan, guyon jalan, dan “tindak”-nya belakangan..

pak tani

jangan lupakan 40. Puber kedua :) Pak bos pasti pernah dengar ucapan ini : Cilacap Purbolinggo Umur Sicap penampilan Dji Nggo Umur 40 gaya 25 wkwkwk

djokoLodang

-o-- Selawe - Seket - Suwidak. 25 - 50 -60. Kemarin, usai mendengar pembahasan Abah dalam DIs Morning mengenai usia produktif, jadi terpikir penyebutan angka dalam bahasa jawa pada rentang usia itu. Menyebut angka 11, 12, 13, ...-19, ada kemiripan bahasa Indonesia dan bahasa jawa. Sebelas duabelas tigabelas .... sembilanbelas, sewelas rolas telulas ...songolas. Bahasa Inggris pun serupa --kecuali 11 dan 12. ... thirteen, fourteen, ..., nineteen. *) Barusan saya baru tahu makna penyebutan angka dalam bahasa jawa, dari eks teman SMP yang lahir dan masih tinggal di Solo sampai sekarang. ~ 11 12 13 ... 19. Rentang usia anak yang masih membutuhkan "welas"/tuntunan orangtua dan guru. ~ 21-19 disebut selikur rolikur telulikur ... Rentang usia seseorang mulai punya profesi. Likur = linggih kursi. Duduk di kursi. --> Yang menarik, pada rentang usia ini 25 disebut selawe. Bukan lima likur. Selawe = seneng-senenge lanang wedok. Saatnya mendapatkan jodoh. *) Selanjutnya ~ 50- seket. (bukan limang puluh). Seket = seneng nganggo "kethu' --tutup kepala serupa peci. Artinya mulai memikirkan kehidupan spiritual. ~ 60- suwidak. (bukan nempuluh) suwidak = uwis wayahe tindak --sudah saatnya berangkat. Berangkat ke mana? Anda sudah tahu. --0-

pak tani

Mendadak Perang. Pak Bos kenapa bahas Zohran terus? Padahal Iran sedang panas panas nya. Menarik untuk ditunggu laporan 'orang dalam' mengenai kondisi Iran versi CHDI. Oya, perang di Iran bukan hanya rudal dan drone saja. Minggu lalu nilai tukar Riyal Iran terjun bebas 100% terhadap Rupiah. Nilai tukar Riyal Iran terhadap USD lebih sadis lagi. Kalau dulu 1 USD stabil di 42k, saat ini 1$ bisa setara 1 juta Riyal! Lalu, Apakah T diam saja ? Tidak bos.. Inilah bedanya Mr.Xi dan Trump. Kalau Trump banyak koar2, hal sebaliknya dengan Mr. Xi. Bekerja dalam senyap. Segala macam kontrak perusahaan besar US dengan T langsung direview, sebagian besar dipersulit bahkan distop oleh T. T ini mencekik dalam diam. Walmart dan Amazon tentu merasakan pasokan mereka berkurang. Warga US terus merasakan kenaikan harga barang sehari2 tanpa bisa berbuat banyak. Kontainer T banyak dialihkan, tidak melayani jalur menuju US dan sebaliknya. Perang itu sudah terjadi. Perang Ekonomi. Tanpa senjata, tanpa teriakan. 'Daya ledak'nya tidak kalah merusak. Korbannya pun sama. Rakyat Jelata.

yea aina

Rafael di usia 30 tahun, melalui jalur DPRD kota NY, berhasil membatalkan perda kabaret yang anti joget. UU kuno berumur 91 tahun, yang sarat aroma rasialis dan penindasan. Kalau di sini, ada gerombolan penggagas dan penyusun UU yang konsisten maunya. Ngotot agar UU no 11 tahun 2020 tetap bisa berlaku. Pun sudah diputuskan MK sebagai UU inkonstitusional bersyarat Perlu perbaikan formal. Dengan mengganti bungkus dan nama, sementara menjadi perppu no 2 tahun 2022. Kemudian diberlakukan lagi, sebagai UU no 11 tahun 2023. Itu UU Cipta lapangan kerja. Cilaka. Yang sangat menguntungkan penerima konsesi tambang batu bara dari negara. Karena BB jadi komoditas yang dikenai pajak. Hingga mereka bisa mengajukan restitusi pajak. Pengembalian dari kas negara. Besaran restitusi kian tahun kian mengerogoti APBN. Cuan gede warisan seseorang yang sangat kompeten: Memperkaya yang sudah kaya. Si ji.

Liáng - βιολί ζήτα

Undang-Undang Kabaret. The Cabaret Law (New York City Administrative Code § 20-359) " Despite repealing the Cabaret Law in its entirety, the new legislation is expected to retain certain security requirements at large entertainment venues from the old law. Owners and operators of some large entertainment spaces (as defined by the New York City zoning laws), will be required to maintain security cameras and certified security guards. These rules will be codified under new section 10-177 § 2, Title 10 of the Administrative Code of the City of New York. Once the new legislation goes into effect, owners and operators of New York City venues where dancing occurs will not have to apply for a cabaret license at all. " Saya pikir, Undang-Undang Kabaret itu ada sisi baiknya terutama menyangkut keamanan, keselamatan dan ketertiban umum. Mungkin ada baiknya kita menggunakan "kacamata tahun 1920-1930" untuk menganalisis Undang-Undang Kabaret tersebut ketika diberlakukan, pada masa itu begitu banyak imigran yang masuk ke Amerika Serikat (terutama ke New York) dengan membawa serta berbagai budayanya, seninya dan juga kebiasaannya, yang mungkin saja dianggap bisa mengganggu ketertiban umum..... Dan..... Pemerintah Kota New York pada waktu itu sepertinya memiliki penilaian tersendiri, bahwa para imigran tersebut tidak cukup memiliki pengetahuan sebagaimana masyarakat New York yang sudah maju. Oleh karena itu perlu adanya aturan untuk mengatur semua itu.

Liáng - βιολί ζήτα

CHDI : "Saya pernah senam-joget bersama ibu-ibu muda Subang. Tiga bulan lalu. Begitu sampai pada lagu ''Zainal'' saya justru sampai berhenti ikut gerakan mereka: ampuuun. Seksi dan menggemaskan. Sampai Nicky, tim pelatih senam kami dari Surabaya saya minta meng-copy-nya." "ampuuun" apa "ampuuun"..... ?? apa "mana tahaaan"..... ?? wkwkwkwkwk..... Mungkin ada baiknya Abah DI membaca : SHAHLAN MAS’UDI, 121514153027 (2018) ARENA DANGDUT PANTURA DALAM KAJIAN SOSIOLOGI SENI PIERRE BOURDIEU. Thesis thesis, Universitas Airlangga. untuk lebih mengenal dan memahami masyarakat pantura.....

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

CERITA LAGU ZAINAL — DARI DANGDUT LAWAS SAMPAI POPULER.. Lagu Zainal dinyanyikan dan dipopulerkan oleh Rita Sugiarto, diva dangdut Indonesia yang sejak era 1970-an sudah jadi ikon musik dangdut Tanah Air. KAPAN mulai dirilis? Zainal tercatat sebagai lagu yang dirilis sekitar 18 Maret 2009, termasuk dalam album kompilasi Rita Sugiarto. KAPAN mulai populer? Sejak dirilis, Zainal menjadi salah satu lagu yang banyak diputar di panggung dangdut, acara radio, dan platform musik digital, terutama karena liriknya yang sederhana namun kuat tentang cinta yang terkendala restu keluarga. Lagu ini bertahan sebagai favorit di komunitas dangdut dan sering disebut saat nostalgia musik pop Melayu-dangdut era 2000-an. TENTANG lirik dan kisah di baliknya. Dalam liriknya, Zainal bercerita tentang cinta yang berakhir karena tidak direstui orang tua, dan keputusasaan sang penyanyi yang memilih pulang ke desa karena merana. Tema ini resonan dengan banyak pendengar dangdut yang familiar dengan kisah cinta dan perjuangan hidup sederhana. Secara keseluruhan, Zainal bukan sekadar lagu cinta biasa; ia menjadi bagian dari katalog lagu dangdut yang terus dinyanyikan di panggung-panggung komunitas hingga kini, menunjukkan bagaimana Rita Sugiarto tetap relevan lintas generasi musik dangdut Indonesia.

Bruce Wijaya

Jadi GDP AS = angka besar tapi inflated oleh jasa mahal , GDP china lebih kecil dari AS tapi real outputnya jauh lebih besar dari AS , PPP (purchasing power parity) lebih menggambarkan kenyataan dimana china no.1 , jadi kalo dunia masuk ke era perang panjang ==> negara dengan real output yang menang

Bruce Wijaya

sama saja GDP amerika besar karena juga memasukkan asuransi kesehatan yang sangat tinggi harganya , asuransi2 lain yang sangat mahal , biaya pendidikan sangat mahal , biaya lawyer /hukum yang sangat mahal , itu 1 operasi medis saja biayanya 10-20 kali lebih mahal dari negara lain (otomatis GDP nya tinggi) artinya apa ? GDP tinggi tapi real outputnya rendah , beda dengan china GDP itu tergambar real outputnya yang besar (ekspor produk2nya) ==> bayangkan jika GDP china itu sama dengan AS artinya itu semua benua muka bumi di selimuti produk china

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

DISMorning – 14 JANUARI 2026.. Pagi ini DISMorning sedikit pincang—tapi tetap jalan. Elni Nainggolan absen karena “jatah bulanan”. Dunia boleh bergejolak, tapi siklus biologis tetap paling disiplin. Maka tongkat estafet dipegang Pak Suko. Acara tetap hangat, malah terasa lebih “cangkrukan”. Obrolan lalu melompat jauh: Amerika, Venezuela, Greenland, Tiongkok, NATO—semuanya mampir. Intinya satu: dunia sedang melihat apakah masih ada yang bisa menandingi Amerika. Dulu Tiongkok terlihat mendekat. Setelah Venezuela, banyak yang kembali ragu. Denmark? Jangan ditanya. NATO pun terdengar batuk-batuk. ASEAN? Lebih sering jadi penonton yang bingung mau tepuk tangan atau pulang. Diskusi lalu berbelok ke rumah sendiri: otonomi daerah. Dulu dijanjikan “kelak”. Sekarang kelaknya sudah tiba—tapi merger kabupaten tak kunjung ada. Yang ada justru pemekaran. Wajar. Kursi bupati selalu lebih menggoda daripada efisiensi. Yang menarik justru refleksi tentang ruang publik. Dari "cangkrukan kampung" sampai DISMorning. Orang biasa bicara geopolitik seolah profesor—dan itu sehat. Demokrasi memang ribut. Tapi tanpa ribut, kita cuma penonton sejarah. DISMorning hari ini terasa seperti itu: cangkrukan versi 2026. Kopinya virtual. Isunya global. Tapi nadanya tetap kampung. Dan itu justru kekuatannya. ### (Kampung Disway)..

Muh Nursalim

Woow. Masih hebat di sini. Jaman Gibran jd walikota. Menteri, direktur BUMN dan siapapun yang punya urusan pemerintahan bisa didatangkan ke Solo. Mbuat program pembangunan di Solo. Rapat di Solo. Mbuat even di Solo. Bahkan acara internasionalpun di Solo. Zahron nda ada apa-apanya.

Udin Salemo

boss inyong: "pemimpin itu harus punya integritas & moral bagus; kecerdasan dan wawasan; empati dan kepedulian; komunikasi yang baik; kemampuan memimpin; juga bertanggungjawab." inyong: "pemimpin itu gak perlu punya visi, boss?" boss inyong: "kalau pemimpin punya kecerdasan dan wawasan, ya, pasti dong dia punya visi bagus." inyong: "disamping punya poin-poin kemampuan yang boss sebutkan tadi, penting juga punya kesabaran tingkat dewa, boss." boss inyong: "kalau saya tak punya kesabaran tinggi sudah lama kamu saya pecat." inyong: *%#$@***&%#!..... #orang kaya jangan dilawan

Johannes Kitono

Malari 1974. Hari ini 15 Januari adalah ultah Malari yang ke 51. Malari = Malapetaka 15 Januari dimana terjadi demonstrasi mahasiswa. Menyambut kedatangan PM Kakue Tanaka ke Jakarta ( 14/1/1974 ). Saat itu investasi PMA Jepang memang dominan di NKRI. Tapi dianggap hanya menguntungkan segelintir orang yang dekat dengan ASPRI Presiden Soeharto. Jendral Ali Murtopo dan Sudjono Humardhani. Demonstrasi yang kebablasan itu membakar mobil mobil Jepang di jalanan. Jakarta rusuh banyak gedung gedung dirusak. Proyek Senin dibakar. Hariman Siregar Ketua Dewan Mahasiswa UI. Dan salah satu pimpinan Demo dihukum penjara. Dorodjatun dan Syahrir yang asisten Prof Sarbini di FE- UI, mertua Hariman Siregar.Terkena dampaknya dan ikut ditahan.Mata kuliah dosen itu dianggap menghasut mahasiswa. Konon terjadinya Malari adalah persaingan internal para Jendral disekitar Presiden Soeharto.Pangkopkamtib Jendral Soemitro vs dengan Jendral - jendral ASPRI yang tergabung di Opsus.Para mahasiswa hanya dijadikan alat saja.Konon beberapa hari sebelum Malari. Hariman Siregar ajak hopengnya Hardi Senjaya, teman seangkatan di FK-UI." Ayo Hardi, kita ke Tanah Abang 3 ( kantor Opsus ) ambil uang dan kudeta ", kata Hariman Siregar sambil tertawa. Sesudah Malari, Jendral Soemitro yang Pangkopkamtib dicopot.Jelas yang naik daun adalah para jendral Opsus. Dr Hardi Senjaya dan dr Benny Senjaya, adiknya meninggal kena covids. Semoga RIP dr Hardy dan dr Benny.Semoga Semuanya Hidup Berbahagia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Komentar: 117

  • yea aina
    yea aina
  • Wilwa
    Wilwa
    • Wilwa
      Wilwa
    • Wilwa
      Wilwa
    • Wilwa
      Wilwa
    • Tuah
      Tuah
  • Leong Putu
    Leong Putu
    • Udin Salemo
      Udin Salemo
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • Udin Salemo
      Udin Salemo
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Leong Putu
      Leong Putu
  • Leong Putu
    Leong Putu
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Leong Putu
      Leong Putu
  • my Ando
    my Ando
  • Leong Putu
    Leong Putu
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • yea aina
      yea aina
    • alasroban
      alasroban
    • Leong Putu
      Leong Putu
    • MULIYANTO KRISTA
      MULIYANTO KRISTA
    • Leong Putu
      Leong Putu
  • Johannes Kitono
    Johannes Kitono
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
  • Wilwa
    Wilwa
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • yea aina
    yea aina
  • Johannes Kitono
    Johannes Kitono
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Sogia Manom
    Sogia Manom
  • mario handoko
    mario handoko
  • istianatul muflihah
    istianatul muflihah
    • mario handoko
      mario handoko
  • Thamrin Dahlan YPTD
    Thamrin Dahlan YPTD
    • mario handoko
      mario handoko
  • Kang Sabarikhlas
    Kang Sabarikhlas
    • Liam Then
      Liam Then
  • Thamrin Dahlan YPTD
    Thamrin Dahlan YPTD
  • Hendro Purba
    Hendro Purba
  • Thamrin Dahlan YPTD
    Thamrin Dahlan YPTD
    • MZ ARIFIN UMAR ZAIN
      MZ ARIFIN UMAR ZAIN
  • Udin Salemo
    Udin Salemo
  • Gregorius Indiarto
    Gregorius Indiarto
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
    • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
      Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Eyang Sabar56
    Eyang Sabar56
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • Dahlan Batubara
    Dahlan Batubara
    • Dahlan Batubara
      Dahlan Batubara
  • Gianto Kwee
    Gianto Kwee
  • Maman Lagi
    Maman Lagi
  • Mukidi Teguh
    Mukidi Teguh
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
    • Akun Gi
      Akun Gi
  • Ketut Bagiarta
    Ketut Bagiarta
    • Sumartan
      Sumartan
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
    • Wilwa
      Wilwa
  • Juve Zhang
    Juve Zhang
    • Wilwa
      Wilwa
    • Juve Zhang
      Juve Zhang
  • sigit
    sigit
  • Ibnu Shonnan
    Ibnu Shonnan
  • Ibnu Shonnan
    Ibnu Shonnan
    • Gianto Kwee
      Gianto Kwee
  • Echa Yeni
    Echa Yeni
  • Edi Sampana
    Edi Sampana
    • Echa Yeni
      Echa Yeni
    • Akun Gi
      Akun Gi
  • Lagarenze 1301
    Lagarenze 1301
  • Ahmed Nurjubaedi
    Ahmed Nurjubaedi
  • Taufik Hidayat
    Taufik Hidayat
    • Wilwa
      Wilwa
  • Gregorius Indiarto
    Gregorius Indiarto
  • Taufik Hidayat
    Taufik Hidayat
    • Wilwa
      Wilwa
    • Wilwa
      Wilwa
  • Runner
    Runner
  • Taufik Hidayat
    Taufik Hidayat
  • Hasyim Muhammad Abdul Haq
    Hasyim Muhammad Abdul Haq
  • siti asiyah
    siti asiyah
  • Tiga Pelita Berlian
    Tiga Pelita Berlian
  • alasroban
    alasroban
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    • Wilwa
      Wilwa
    • Wilwa
      Wilwa
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
  • djokoLodang
    djokoLodang
  • Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
    • siti asiyah
      siti asiyah
  • Mukidi Teguh
    Mukidi Teguh
  • Muh Nursalim
    Muh Nursalim
    • Mukidi Teguh
      Mukidi Teguh
  • djokoLodang
    djokoLodang
  • bitrik sulaiman
    bitrik sulaiman
    • bitrik sulaiman
      bitrik sulaiman
  • djokoLodang
    djokoLodang
  • Sugi
    Sugi
  • alasroban
    alasroban
  • djokoLodang
    djokoLodang
  • Nusantara Hijau
    Nusantara Hijau
  • MZ ARIFIN UMAR ZAIN
    MZ ARIFIN UMAR ZAIN
    • MZ ARIFIN UMAR ZAIN
      MZ ARIFIN UMAR ZAIN
  • DeniK
    DeniK
  • djokoLodang
    djokoLodang
  • djokoLodang
    djokoLodang
  • Udin Salemo
    Udin Salemo
  • ra tepak pol
    ra tepak pol
    • MZ ARIFIN UMAR ZAIN
      MZ ARIFIN UMAR ZAIN
    • ra tepak pol
      ra tepak pol