Touring Media 'We Are Aerox Society', Jogja Dilibas Habis!
Perjalanan Touring "We Are Aerox Society" Dari Kota Jogja menuju bundaran Planjan, Gunungkidul.-Dok. YIMM-
Ketika mencoba dengan tingkatan Y-Shit 2, delerasi mesin semakin terasa, tenaga motor lebih padat di 6.000 rpm sampai 7.000 rpm.
Hal ini memungkinkan akselerasi motor tetap stabil di jalanan menanjak.
Tapi perlu dicatat, ketika menggunakan fitur Y-Shift di tanjakan jangan sesekali melepas gas.
BACA JUGA:Benda NapoleonBob 250 dan Keeway Gleiten Meluncur di IIMS 2025, Motor Keren Gak Perlu Modif Lagi!
Sebab, secara otomatis putaran YECVT akan membuat tenaga motor menjadi landai.
Jika hal itu lakukan ketika berboncengan, cukup riskan dan Anda perlu menekan kembali Y-Shift untuk mendapatkan tenaga motor.
Bicara handling memang nggak diragukan, fitur performance dumper membuat Aerox Turbo Ultimate sangat stabil.
Uniknya ketika melibas kontur aspal tak rata, kami merasa ada irama kejutan dari suspensi depan dan belakang.
Hal ini membuat kenyamanan berkendara di atas skutik ini jauh lebih nyaman, di bokong terasa empuk.
Kami pun tiba di sebuah kafe bernama Kopi Panggang di daerah Panggang.
BACA JUGA:Obat Ganteng Motor Matik, Nine Autoseries Luncurkan Lampu Luximos TSB1 di IIMS 2025
Tak terasa perjalanan dari Kota Jogja menuju Panggang, kurang lebih hanya 45 menit.
Padahal estimasi perjalanan untuk naik ke daerah penggunungan yaitu 1 jam.
Maklum, menggunakan Aerox Turbo Ultimate ini rasa-rasanya pengin bejek gas terus.
Di kafe tersebut Yamaha menyuguhkan awak media dengan jajanan pagi; mendoan dan kopi hingga lanjut makan siang pukul 12.00 WIB.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: