86 Kepala Daerah Ramai-ramai Naik Whoosh ke Jatinangor, Ikut Retreat Gelombang Kedua di IPDN
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengatakan ada 86 kepala daerah yang mengikuti pembekalan atau retreat gelombang kedua yang diselenggarakan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.--Anisha Aprilia
JAKARTA, DISWAY.ID - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengatakan ada 86 kepala daerah yang mengikuti pembekalan atau retreat gelombang kedua yang diselenggarakan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.
Ia mengatakan sejatinya, terdapat 93 kepala daerah yang terdaftar hadir, namun tujuh di antaranya tidak dapat mengikuti.
"(Kepala daerah yang ikut retret kedua) 86 (orang) ya. Tadinya 87, dikurangi Gubernur Papua Pegunungan yang (mengalami) musibah ibunya wafat tadi. Jadi 86 (orang)," ucap Bima di Jakarta, Sabtu, 21 Juni 2025.
Politikus PAN ini mengatakan para kepala daerah yang berhalangan hadir di gelombang kedua ini akan diikutkan hadir pada gelombang terakhir.
BACA JUGA:50 Ribu Ojol Ancam Kepung Istana dan Off Bid Massal 21 Juli 2025, Bawa 5 Tuntutan untuk Prabowo
"Mungkin akan ikut gelombang terakhir nanti karena masih ada satu gelombang lagi," jelas dia.
86 Kepala Daerah dan Wakil Berangkat ke Jatinangor Naik Whoosh
Bima Arya mengatakan, para peserta retret gelombang kedua imi akan bersama-sama berangkat ke Bandung menggunakan kereta cepat Whoosh pada hari Minggu, 22 Juni 2025 sekitar pukul 10.00 WIB
Rombongan akan dilepas oleh Sekjen Kemendagri di Jakarta dan disambut langsung oleh Bima Arya di Bandung.
BACA JUGA:Bikin Heboh! Muncul Mystery Box di Jakarta, Mitsubishi Bakal Luncurkan DST Concept?
“Saya akan menerima mereka sebagai Kepala Sekolah, didampingi oleh Kepala BPSDM dan Rektor IPDN di Jatinangor,” pungkasnya.
Retret kepala daerah adalah kegiatan yang sering diselenggarakan dengan tujuan mempererat kerja sama, meningkatkan kinerja, dan membahas isu-isu penting terkait pemerintahan serta pembangunan daerah.
Kegiatan ini melibatkan kepala daerah, wakil kepala daerah, dan pejabat penting di pemerintahan daerah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: